PENGASIH – Pelajaran berharga bagi pengendara. Sebelum berangkat, sebaiknya memeriksa dahulu semua kelengkapan kendaraan. Seperti yang dialami Edi Cahyo, 19, warga Terbah, Pengasih di ruas Jalan Sugiman, Serut, Pengasih (2/1).
Tak mengecek ban mobil Daihatsu Hijet AB 1328 BC miliknya, ia celaka. Kecelakaan tunggal yang ia alami membuat mobilnya terguling dan membentur pagar pengaman jalan. Sehingga kecelakaan parah bisa terhindarkan.
Peristiwa itu, menurut Edi terjadi sekitar pukul 13.00 kemarin. Saat itu, ia berniat mengambil barang dagangan di Jogjakarta. Tapi, saat keluar dan baru sekitar dua kilometer dari rumahnya dia bernasib sial.
“Ban sebelah kanan belakang meletus. Saya langsung banting stir, mobil oleng dan terguling. Untung di depan tidak ada motor, pas lagi sepi,” kata Edi ditemui saat evakuasi mobilnya dengan derek, kemarin.
Pagar pengaman jalan yang terbuat dari besi berfungsi maksimal. Karena pagar tersebut, mobilnya tak tercebur jurang di Sungai Serang. “Langsung terguling dan terseret. Baru berhenti saat membentur pagar pengaman ini,” tuturnya sambil menunjukkan pagar pengaman jalan.
Saat ban meletus, jalannya tak kencang. Itulah yang membuat ia masih selamat. Sebab, jika kencang, ia memprediksi pagar pengaman jalan tak kuat menahan desakan mobilnya yang sudah terguling.
Saat kecelakaan, selain jalan sepi, pengendara motor di belakang sigap. Sehingga, saat mobil Edi oleng, pengendara motor bisa menghindari mobil tersebut. Kecelakaan ini termasuk tunggal.
“Juga tidak ada korban jiwa. Karena hanya sopir yang berada di dalam mobil,” kata Perwira Polsek Pengasih Ipda Nur Hidayat.
Hidayat menambahkan, polisi sudah bisa menyimpulkan jika laka tersebut murni laka tunggal. Kecelakaan terjadi karena kondisi ban yang sudah aus. “Untungnya tidak ada penumpang lain,” kata Hidayat.
Akibat kecelakaan ini, ruas jalan sempat macet, karena proses evakuasi dengan derek cukup lama. (eri/iwa)