JOGJA – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Demokrat DIJ menegaskan mendukung semua peserta konvensi calon presiden (capres) di yang diselenggarakan pengurus pusat partai tersebut. DPD menyatakan kader partai berlambang segitiga biru itu siap bekerja mengoptimalkan mesin partai.
“Siapa pun pemenang dalam konvensi nanti, kami kader partai tetap mendukung,” kata Ketua DPD Demokrat DIJ Kol (Purn) Sukedi di kantor DPD Demokrat DIJ Jalan Kolonel Sugiono 89 Jogja kemarin malam (2/1). Pernyataan itu dilontarkan saat pembekalan sekitar 80 kader Demokrat oleh salah seorang peserta konvensi capres yakni Dahlan Iskan.
Sukedi menyatakan, pengurus akan menyiapkan kader di daerah untuk bersama-sama menjaga eksistensi partai di tengah persoalan yang ada. Sebab, partai yang berdiri 9 September 2001 tersebut sedang fokus berjuang dan berkerja keras mengembalikan kepercayaan masyarakat.
“Pembekalan kader ini dinilai sebagai langkah yang tepat agar keberadaan parpol bisa menyerap seluruh aspirasi masyarakat di DIJ khususnya. Kita juga akan melihat sejauh mana kondisi Partai Demokrat di DIJ,” kata Sukedi.
Dahlan Iskan menjelaskan, sejak awal tidak berkeinginan mengikuti konvensi. Tapi, dia diminta oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk ikut konvensi. Menteri BUMN itu akhirnya memutuskan untuk berpartisipasi dalam dalam konvensi.
“Ibaratnya ada kolam yang isinya tiga ikan besar (Pramono Edhi, Marzuki Alie, dan Hayono Isman). Jadi saya harus membuat kolam lagi agar kolam yang tadi tidak keruh. Lama-lama kolam saya juga menyatu dengan kolam yang berisi tiga ikan tadi,” kata Dahlan.
Dahlan menyadari peserta konvensi selain dirinya adalah figur-figur besar yang sudah paham politik. Dia pun menginginkan Demokrat jangan sampai goyah meski dimasuki figur-figur nonparpol.
Dia mengakui, Demokrat mampu memperlakukan seluruh peserta konvensi dengan baik. Peserta yang berlatar belakang dari parpol maupun nonparpol diperlakukan sama.
“Saya rasa Partai Demokrat bisa memperlakukan seluruh peserta konvensi dengan amat baik meski saya bukan orang parpol,” kata Dahlan. (fid/amd)