JOGJA – Setelah mampu melampaui target penjualan pada 2013 lalu, PT Astra Honda Motor (AHM) DIJ menargetkan kenaikan penjualannya. Tahun ini kenaikannya sebesar 15 hingga 20 persen. Selain itu juga meningkatkan market share Honda, dari 71 persen saat ini menjadi 75 persen.
Head of Marketing PT AHM DIJ Budi Hartanto mengatakan pada tahun ini Honda di DIJ, Kedu dan Banyumas menargetkan penjualan mencapai 260 ribu unit. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang ditargetkan 230 ribu. Budi menjelaskan, target 2013 tersebut sudah mampu tercapai pada November 2013. Melihat pencapaian tersebut dan kondisi perekonomian Indonesia, Budi menuturkan pihaknya optimistis menaikkan target dan market share merek asal Jepang tersebut. Setidaknya pada tahun ini penjualan di tiga daerah tersebut mencapai angka 22 ribu hingga 23 ribu unit per bulan.
“Selain mengejar volume penjualan, kami juga mengejar market share. Di tahun 2014 ini kami targetkan bisa mencapai 75 persen,” ungkapnya kemarin (2/1).
Dalam mencapai target tersebut, Honda akan terus memberikan layanan terbaik. Selain itu, pada 2014 ini Honda, disebutnya, juga akan meluncurkan beberapa produk baru. Meskipun, dirinya belum mau merinci produk apa saja yang akan di-launching. Tetapi Budi menjelaskan produk baru yang diluncurkan semuanya sudah injeksi.
Mengenai gelaran pemilu pada 2014, Budi mengharapkan dapat berjalan lancar. Meski begitu dirinya memperkirakan pasar juga bertumbuh 3 hingga 5 persen. Situasi ini mendorong pihaknya meningkatkan target naik 15 hingga 20 persen. Keyakinan ini dinilainya wajar, belajar pada pemilu 2009, penjualan motor justru naik 6 persen dibanding bulan biasa.
Menurut Budi hal itu disebabkan saat pemilu, partai politik maupun sejumlah pihak banyak membeli motor untuk menunjang kampanye. Selain untuk operasional kampanye, juga banyak yang digunakan untuk door prize. (pra/ila)