MUNGKID – Target kunjungan tempat wisata Candi Borobudur saat liburan Natal dan tahun baru tidak memenuhi target. Sebelumnya, Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) menargetkan 392 ribu pengunjung. Namun, hingga tutup tahun lalu, yang tercapai hanya 376 ribu orang.
Wakil Kepala Operasional I Unit TWCB Aryanto Hendro mengatakan, tidak terpenuhi target pengunjung pada liburan Natal, karena faktor bencana. Bencana banjir di Purworejo beberapa waktu lalu, mengakibatnya jalan utama dari jalur Selatan tertutup.
“Adanya banjir di Purworejo itu, wisatawan dari arah Barat, banyak yang membatalkan kunjungan ke Borobudur,” ungkap Aryanto, kemarin (7/1).
Menurutnya, meski tidak memenuhi target kunjungan saat liburan Natal dan tahun baru, jumlah pengunjung Candi Borobudur pada tahun lalu tetap mengalami lonjakan. Baik wisatawan nusantara maupun wisatawan asing. Jumlahnya, mencapai 3,362 juta pengunjung.
“Jumlah pengunjung sepanjang 2013, melampai target yang ditetapkan. Awalnya, target yang dipatok sebanyak 2,99 juta orang,” imbuhnya.
Dijelaskan, dari sebanyak 3,362 juta pengunjung tersebut, 3,146 orang merupakan wisatawan nusantara (wisnus). Sedangkan wisatawan mancanegara (wisman) berjumlah 216.215 orang.
Aryanto mengakui, khusus wisman belum bisa memenuhi target pengunjung yang diharapkan. Yakni sebanyak 263.400 orang.
“Kami belum mengetahui alasan target kunjungan wisman tersebut tak bisa terpenuhi. Memang ada kecenderungan peningkatan wisman mengunjungi Candi Prambanan,” katanya.
Ia menjelaskan, pengunjung selama 2013 masih didominsi wisatawan nusantara dari Jawa Barat dan Jawa Timur. Sedangkan wisman dari Belanda, Jerman, Jepang, Malaysia dan Singapura.
“Semakin banyaknya kunjungan, diharapkan semakin besar manfaatnya buat masyarakat sekitar,” urainya.
Tahun 2014, TWCB menargetkan lebih banyak lagi tingkat kunjungan. Setidaknya, dikisaran angka 3,5 wisatawan.
“Meski tahun politik, diharapkan tetap terpenuhi,” katanya.(ady/hes)