MUNGKID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang mengalami kekurangan logistik untuk pemilu 2014 mendatang. Kekurangan logistik pemilu yang menjadi perhatian, yaitu sampul-sampul di tingkat Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS).
Adapun sampul KPPS berjenis V.S2.3, kurang 3.340 buah, V.S3.3 kurang 10.020 buah, V.S3.2 juga kurang 10.020 buah. Sedangkan sampul kabupaten II.S2 DPR, kurang 13.360 buah.
Ketua KPU Kabupaten Magelang Ma’mun Rakhmatullah mengatakan, kekurangan logistik pemilu 2014 karena kekurangan pengiriman dari KPU Provinsi Jateng. Agar tidak mengalami kerepotan saat persiapan pemilu 2014 mendatang, KU Kabupaten Magelang mengusulkan kekurangan tersebut ke KPU provinsi.
“Kekurangan sudah kami laporkan ke KPU provinsi agar segera dipenuhi,” kata Ma’mun, kemarin.(9/1)
Menurut Ma’mun, logistik pemilu 2014 sebenarnya sudah dikirim beberapa waktu lalu ke kantor KPU kabupaten Magelang di jalan Soekarno-Hatta, Mungkid. Logistik pemilu yang dikirimkan, di antaranya berbarengan tanda pengenal, stiker, alat tulis, dan amplop atau sampul.
“Khusus untuk sampul, ada beberapa item yang masih kurang,” imbuhnya.
Dijelaskan, pada Pemilu 2014 nanti akan didirikan 3.340 tempat pemungutan suara (TPS) di 21 kecamatan. Jumlah TPS tersebut meningkat dibanding pelaksanaan pilbup pada Oktober 2013. Waktu itu, TPS pilbup sebanyak 2.417 TPS.
“Saat pengiriman logistik, kami sebenarnya juga mengalami kekurangan 726 kotak suara. Saat ini, telah dipenuhi beberapa waktu lalu,” jelasnya.
Ia meneruskan, penambahan TPS pemilu 2014 dari jumlah TPS pilbup pada Oktober 2013, bukan tanpa alasan. Pada pemilu 2014, setiap TPS maksimum untuk 500 pemilih. Sedangkan pada pilbup Magelang, setiap TPS maksimum untuk 600 pemilih.
Setiap TPS pada pemilu legislatif (pileg) 9 April 2014, dibutuhkan empat kotak suara. Yakni, surat suara DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR RI, dan DPD. Penambahan jumlah TPS juga membutuhkan tambahan kotak suara.
“Karena persediaan kotak suara terbatas, kemudian minta tambahan kotak suara dan sudah dikirim,” jelas Ma’mun.(ady/hes/rv)