PURWOREJO – Drs Bambang Aryawan MM terpilih sebagai ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Purworejo periode 2013-2018, menggantikan Ir Achmad Fauzi MA. Penetapan kepala Kwarcab dilakukan lewat Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwarcab Purworejo 2013.
Rencananya, pelantikan dilaksanakan pada pertengahan Januari mendatang.Muscab dipusatkan di Gedung Sanggar Bhakti Pramuka Kecamatan Banyuurip dan dihadiri Kepala Kwarda Jateng Prof Dr Ir Budi Prayitno MSc, Ka Mabicab Drs H Mahsun Zain MAg, Ka Kwarcab Ir Achmad Fauzi MA, Waka Binamuda Soekoso SPd, dan perwakilan dari dinas instansi terkait. Bupati Mahsun mengungkapkan, azas musyawarah mufakat merupakan kekhasan dalam gerakan Pramuka. Ia berharap, muscab digunakan secara total. Karena, salah satu prinsip pembinaan kepramukaan adalah sistim among, hubungan antaranggota Pramuka bagaikan satu keluarga, seperti kakak dengan adik, atau orang tua dengan anak. “Sebuah pameo kearifan lokal yang berbunyi yen ana rembug ya dirembug (Setiap ada masalah hendaknya dibicarakan atau diselesaikan dengan baik-baik. Jangan sampai menimbulkan perpecahan,Red),” ungkapnya, kemarin(12/1). Mahsun melanjutkan, pemerintah berjanji membantu dan memfasilitasi kegiatan kepramukaan. Terlebih tahun 2004, Kabupaten Purworejo sepakat memiliki jargon, sebagai Kabupaten Pramuka. Waka Binamuda Soekoso DM SPd menambahkan, kebetulan penyampaian laporan pertanggungjawaban kegiatan kepramukaan di Purworejo menjadi tanggung jawabnya. Menurutnya, setiap tahun program atau kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun, baik di tingkat Kwarnas atau Kwarda diprioritaskan untuk diikuti.
“Untuk program kegiatan tingkat Kwarcab juga harus dilaksanakan, dengan mengukur anggaran yang tersedia. Kegiatan kreativitas, inovasi tambahan atau kegiatan nonprogram, diupayakan tetap diselenggarakan dengan pertimbangan kepentingan dan kemampuan yang ada,” imbuhnya. Program prioroitas yang dirancang ada lima. Masing-masing program pembinaan peserta didik, binawasa, humas dan komunikasi, juga program administrasi manajemen dan keuangan. Sementara itu, periode yang dilalui banyak prestasi yang ditorehkan. Di antaranya, pada 2009 mendapat lima kejuaraan. Pada 2010 ada 16 kejuaraan, 2011 (2 kejuaraan), tahun 2012 (20 kejuaraan), dan di tahun 2013 memperoleh 2 kejuaraan. Selain itu, Kwarcab Purworejo juga mendapat prestasi sebagai Kwartir tergiat I Binawasa se-Jateng tiga tahun berturut-turut, mulai 2010 – 2012. Pada 2009, sebagai tergiat II dan 2013 sebagai kwartir tergiat III. Menurut Soekoso, secara umum tidak ada kendala prinsipil. Kecuali seringkali adanya kegiatan mendadak yang diprogram Kwarnas, Kwarda atau Saka Pramuka yang tidak terencana sebelumnya. “Ini menyulitkan dalam merumus dan menyesuaikan beban anggaran dan pertanggungjawabannya. Harapan ke depan, lebih baik lagi, termasuk prestasi yang harus meningkat,” katanya.(tom/hes)