Dampak Badai Siklon Tropis
BANTUL – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah
wilayah Bantul sekitar pukul 13.15 kemarin (12/1). Angin kencang yang
hanya terjadi beberapa menit tersebut merobohkan puluhan pepohonan,
dan sejumlah papan reklame. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam
insiden tersebut. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai puluhan
juta rupiah.
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Bantul Dewanto Dwipoyono mengatakan, hujan deras yang disertai
angin kencang merupakan dampak badai Siklon Tropis yang terjadi di
laut selatan jawa. Berdasarkan keterangan dari Badan Metereologi
Klimatologi dan Geofisika DIJ fenomena alam tersebut bakal terjadi
selama dua hari. Yakni, pada tanggal 12 dan 13 Januari.
“Keterangan dari BMKG Siklon Tropis terjadi di sepanjang laut selatan
Pulau Sumetera, Jawa, dan Bali,” terang Dewanto.
Dari pantauan BPBD sejumlah wilayah Bantul yang dilanda angin kencang
adalah Kecamatan Bantul, Sewon, Imogiri, Pundong, dan Bambanglipuro.
Dewanto menerangkan, ada dua kecamatan terparah yang terkena
dampaknya. Yakni, Kecamatan Bantul dan Sewon.
“Kebanyakan pohon tumbang. Sebagian menimpa rumah,” ujarnya.
Bahkan, angin kencang tersebut juga merobohkan pohon besar di komplek
gedung Parasamya dan rumah dinas bupati Bantul. Meski begitu, tak ada
kerusakan berarti.
“Pepohonan di sepanjang Jalan Parangtritis dan Jalan Bantul juga
banyak yang tumbang,” ungkapnya.
Tak hanya itu, sejumlah papan reklame besar di sepanjang jalan
protokol juga banyak yang roboh.
Menurut dia, puluhan personil dari seluruh unit BPBD diterjunkan. Itu
karena banyaknya titik kerusakan. Bahkan, tumbangnya pepohonan
tersebut juga merusak kabel instalasi listrik milik PLN. Sehingga
aliran listrik sempat mengalami pemadaman.
“Ada TRC (tim reaksi cepat), Pusdalops (pusat pengendalian dan
operasi), SAR, dan PDK (pemadam kebakaran). Belum lagi ditambah FPRB
dan Tagana,” sebutnya.
Dewanto mengungkapkan, hingga kemarin petang BPBD masih
menginventarisasi data seluruh kerusakan. Dari itu, lanjutnya, BPBD
belum dapat memastikan nilai kerugian materi akibat hujan deras yang
disertai angin kencang itu.
“Kemungkinan mencapai puluhan juta rupiah. Yang pasti tidak ada korban
jiwa dari informasi terakhir yang kami peroleh,” tambahnya.
Petugas Unit Lantas Polsek Bantul Bripka Arif Sholichin menuturkan,
angin kencang hanya terjadi beberapa menit. Meski begitu, papan
reklame besar yang terletak di samping pos penjagaan polisi di simpang
empat Gose ambruk.
“Ya ini menimpa bagian depan toko. Di dekat RSUD Panembahan juga ada
baliho yang roboh,” tuturnya.
Menurut dia, angin kencang dari arah utara. Sehingga papan reklame
maupun puluhan pepohonan yang tumbang mayoritas roboh ke sisi
selatan.(zam)