SELAIN memiliki pusaka kuliner berupa gudeg. Jogjakarta ternyata memiliki kekayaan kuliner lainnya yang tak kalah nikmat, jangan brongkos. Berbahan baku kluwak, sayur atau jangan brongkos ini menjadi idola. Kuliner ini mirip dengan rawon karena berbahan baku kluwak, tapi dalam brongkos penuh dengan bumbu rempah-rempah.Brongkos di Jogjakarta sendiri merupakan jenis makanan yang sangat khas. Kuliner ini digemari sejak zaman dahulu kala, mulai dari rakyat jelata hingga bangsawan. Bahkan saat ini brongkos tidak hanya menjadi santapan keluarga, wisatawan domestik maupun mancanegara bisa menikmatinya.Ciri khas dari brongkos adalah kuahnya yang pekat, terasa gurih, asin dan sedikit manis. Salah satu warung yang identik dengan brongkos adalah Brongkos Tempel. Untuk menikmati seporsi brongkos ini tidak perlu jauh-jauh ke sisi utara Sleman. Karena saat ini sudah ada di Jalan Jembatan Merah, Affandi, Depok, Sleman.Di warung ini disediakan berbagai macam jenis brongkos, tapi yang paling diburu adalah brongkos daging sapi. Dalam seporsi brongkos daging sapi terdiri dari potongan daging sapi, kacang tolo, tahu, melinjo dan dua buah cabai rawit. “Resep tetap mempertahankan resep nenek moyang. Dalam menjaga cita rasa, pastinya syarat wajib dari brongkos adalah kaya rempah-rempah,” kata pengelola Brongkos Tempel Asli cabang Jalan Affandi Valentina (14/1).Seporsi brongkos daging ini sangat nikmat disantap selagi panas. Daging yang dimasak dengan suhu pas membuat tekstur menjadi lebih lembut. Kuah dari brongkos mampu meresap ke dalam daging dan menambah cita rasa.Selain brongkos daging sapi, di warung ini juga menyediakan varian lain dari jangan brongkos. Ada brongkos dengan telur, ceker ayam, iga sapi dan kepala kambing. Pembeli bebas memilih kombinasi varian brongkos yang ingin disantapnya. “Buka dari jam 07.30 hingga jam 20.30. Sangat pas untuk sarapan, santap siang maupun makan malam. Sangat pas dengan secangkir teh atau jeruk panas,” tutur Valentina.Menikmati kuliner khas Jogjakarta ini memang pas disantap dalam kesederhanaan. Warung Brongkos Tempel Asli ini juga ditata layaknya gubug yang terbuat dari bambu. Untuk menjangkau warung juga tidak sulit, karena berada tepat di timur pohon beringin jalan Jembatan Merah. (dwi/ila)