PT Liga Indonesia (PT LI) akhirnya merilis draft jadwal kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2014. Meskipun baru bersifat konsep dan masih dapat dirubah, Persiba boleh jadi tidak terlalu diuntungkan dengan draft tersebut. Sebab, mereka harus mengawali kompetisi dengan menjalani tur Papua.Ya, dalam draft itu Persiba langsung menjalani laga perdana pada1 Februari. Lawan yang mereka hadapi pun sangat berat, yakni juara ISL tiga kali Persipura Jayapura. Celakanya, mereka terlebih dulu harus melawat ke markas Persipura Stadion Mandala, Jayapura.Tiga hari setelah bertanding kontra mutiara hitam giliran Perseru Serui yang mereka tantang. Beruntung mereka tak perlu berpindah tempat karena musim ini Perseru bakal berkandang di Jayapura.Menanggapi draft jadwal tersebut, Sekretaris Persiba Bantul Wikan Werdo Kisworo mengakui Persiba memang kurang diuntungkan. Namun di satu sisi jadwal tersebut sudah rapi karena tidak ada satupun rangkaian pertandingan tidak masuk akal. Kareba itu tidak ada celah untuk Persiba mengajukan protes.”PT LI sudah menyusun jadwal dengan sistem pasangan dan sudah sangat sesuai dengan keadaan geografis Indonesia. Jadi menurut saya kami tak akan protes meskipun harus menjalani awal kompetisi ke Papua,” ungkapnya,Hanya saja jika mengacu pada subyektivitas Persiba, Wikan berharap PT LI melakukan perubahan saat menetapkan jadwal fixed. Pasalnya akan lebih baik jika Persiba diberi jatah pertandingan kandang terlebih dulu demi mengais modal menjalani tur.”Ya kalau melihat dari sisi subyektif enaknya kandang dulu baru tur. Nah disini memang pusingnya kami belum bisa dapat pemasukan tapi harus disuruh tur Papua. Tapi kalau kami protes dan dikabulkan tim lain ikut protes. Nggak ada habisnya,” imbuhnya.Terkait pendanaan, Wikan mengakui sampai sekarang finansial The Reds belum terlalu siap menghadapi ISL. Sebab calon investor yang kabarnya merapat dalam waktu dekat belum juga memberikan kabar.Intinya Persiba memiliki waktu kurang dari tiga minggu untuk menguatkan finansial. Sebab untuk berlaga di kompetisi setiap tim diwajibkan mengikat para pemainnya dengan kontrak.”Insya Allah setelah IIC kami segera menegosiasi pemain. Setelah itu barulah kami mengontrak pemain, ungkapnya. (nes/din)