PURWOREJO – Kabar pemecatan Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Purworejo M Abdullah sempat membuat cemas sejumlah kader. Sejumlah kader Demokrat yang maju sebagai calon legislatif (Caleg) bereaksi keras. Mereka siap mundur dari pencalegan, jika Abdullah benar dicopot Dewan Pimpinan Pusat (DPP).Keresahan para kader tersebut terjawab. Ini menyusul kepastian ketua DPC Purworejo tidak termasuk dari empat ketua DPC di Jawa Tengah yang diganti atau disegarkan. Ini diungkapkan Abdullah pada itu konferensi pers yang digelar DPC Partai Demokrat Purworejo di kantor DPC Demokrat, Jalan Setiabudi, kemarin (15/1).Sejumlah ketua Pengurus Anak Cabang (PAC), kader, dan caleg dari Partai Demokrat Purworejo hadir dalam kesempatan tersebut. Tidak terkecuali Ketua Fraksi Demokrat DPRD Purworejo Yophie Prabowo yang diisukan menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua DPC Purworejo.Abdullah langsung menyampaikan informasi pada para kader dan awak media. “Dua hari, handphone saya tidak pernah berhenti berdering, menanyakan kebenaran isu tersebut pada saya. Setelah mendapat kepastian, ingin saya tegaskan. Berita mengenai penyegaran tersebut tidak termasuk DPC Purworejo. Di sini, masih segar sehingga tidak perlu penyegaran,” papar Abdullah.Menurut Abdullah, dampak isu pencopotan dirinya cukup mengejutkan dan menggemparkan kadernya di Purworejo. Beragam respons muncul. Ada yang frustrasi, sedih, dan kecewa. Banyak pula kader yang siap mengambil langkah tegas mundur dari pencalegan. “Ada kader yang sampai menangis dan putus asa. Beberapa caleg ada yang ingin berhenti dari pencalegan. Saya mencoba menenangkan dan berpesan jangan sepaneng (tegang, Red) dalam menghadapinya. Kebetulan, kepastian itu datang hari ini. Partai Demokrat Purworejo kompak dan solid. Tidak ada masalah apapun, sehingga seluruh PAC, fraksi di dewan, dan para caleg hadir di sini. Termasuk yang diisukan jadi Plt Ketua DPC, Pak Yophie Wibowo juga hadir,” imbuhnya.Yophi menyatakan, ia mendengar kabar tersebut. Termasuk isu dirinya menggantikan Abdullah sebagai ketua DPC Purworejo. Semua itu, tegas Yophi, tidak benar. “Informasi yang beredar mengenai pencopotan Pak Abdullah tidak benar. Kalau ada kader yang munculkan berita tersebut, tak ada kaitannya dengan Purworejo,” tegas Yophie yang memiliki kekerabatan dekat dengan Ani Yudhoyono.Perwakilan Caleg Demokrat Heru Ratmina mengungkapkan, ia mengaku kecewa. Bahkan, ia menangis saat mendengar berita pencopotan Abdullah di sebuah koran. “Pak Abdullah, panutan kami di sini. Banyak pihak yang menyayangkan hal tersebut. Saya siap mundur jika benar. Syukurlah, semua hanya isu dan tidak benar,” tegas caleg Derah Pemilihan III Purworejo ini.Hal senada dikatakan Ketua PAC Demokrat Kecamatan Butuh Abdul Kadir. Ia mengaku terkejut dan kecewa tentang kabar pemberhentian ketua DPC Purworejo. “Katanya yang diganti hanya ketua DPC Kabupaten Semarang, Salatiga, Pekalongan, dan Purbalingga. Atas kepastian ini, saya lega dan bersyukur,” katanya.(tom/hes)