TIM Basket SMA Kolese De Britto sebagai pemegang gelar Champion Honda DBL 2013 D.I. Jogjakarta Series bertekad untuk berjuang habis-habisan dalam kompetisi tahun ini yang bakal digelar di GOR UNY, 24 Januari hingga 8 Februari.Tim basket SMA Kolese De Britto menyadari, mempertahankan gelar bukan hal mudah, karena dalam Honda DBL 2014 D.I. Jogjakarta Series, Tim SMA JB –begitu sebutan akrab SMA Kolese De Britto – harus berhadapan dengan salah satu rival klasik mereka, SMA Bopkri 1 Jogja atau Bosa.Komposisi itu terwujud dalam Technical Meeting dan drawing grup Honda DBL 2014 D.I. Jogjakarta Series yang diadakan di Lantai 4 Gedung Astra International Tbk. Honda Sales Operation Jogjakarta kemarin (15/1),Tim basket cowok SMA Bopkri 1 Jogja bukan tim lemah, karena mereka pernah memegang gelar champion dua kali, tahun 2008 dan 2011. Dan tim mereka sempat absen dalam dua tahun terakhir. “Bosa ini juga ada tradisi menyulitkan. Jika kami bertemu, pasti selalu sengit. Untuk itu, saya rasa pertandingan lawan Bosa akan sangat berat, namun saya yakin anak-anak bisa mengatasi,” tutur pelatih tim SMA JB, Nicko Adrian yang mengaku sebelum pengundian dirinya sudah punya feeling akan bertemu Bosa.Pool neraka lain tercipta di Grup G. Runner Up Honda DBL 2012 D.I. Jogjakarta Series yaitu SMA Budi Mulia Dua (BMD) akan berhadapan dengan dua tim Kuda Hitam SMAN 3 Jogja (Padmanaba) dan SMAN 6 Jogja (Namche).Sementara di barisan cewek juga bakal menyuguhkan pertandingan yang sengit. Karena menempatkan tim SMAN 4 Jogja atau Patbhe harus bertemu mantan champion Honda DBL 2012, yaitu tim basket cewek SMAN 1 Sewon Bantul atau Smase.Meski saat ini materi pemain kedua tim sudah berbeda, pelatih tim Patbhe, Johan Palagan mengatakan, Smase tetaplah lawan yang harus diwaspadai. Menurutnya, setelah era Amin Fatmala berlalu, Smase mampu mencetak pemain bagus lainnya. Dikatakan, mengalahkan Smase jelas bukan sebuah misi mudah. “Smase tetaplah tim besar. Pada 2012 lalu, mereka menggagalkan kami meraih gelar di putri. Saat ini mereka kembali menghadapi kami, tapi di babak penyisihan,” ungkap Johan.Sementara lawan lain yang harus dihadapi, SMAN 2 Bantul (Smadaba) menurut Johan enggak bisa disepelekan, karena mereka bisa menjadi kuda hitam yang berbahaya.Pelatih Smase Totok Haryanta juga mengatakan bahwa pertandingan menghadapi tim Patbhe bakal berjalan seru. Terlebih Smase ingin membuktikan sekali lagi bahwa mereka bisa mengandaskan Patbhe seperti dalam Final Party 2012 lalu.Adapun juara Honda DBL D.I. Jogja tiga kali, SMA Stella Duce 1 Jogja (Stece) mendapat grup yang lebih menguntungkan. Setelah dua tahun berturut-turut berada di pool neraka, kini langkah Stece bakal lebih enak. Sebab satu grup dengan tim SMAN 8 Jogja (Delayota) dan SMAN 3 Jogja (Padmanabha).Tapi pelatih tim Stece, Jeremiah Abadi Tarigan menilai, tim yang ada di grupnya mengalami perkembangan. “Jujur, grup yang sekarang agak lebih ringan. Tapi saya mewaspadai Delayota,” katanya. (nes/man)