JOGJA – Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada awal 2014 ini penjualan personal computer (PC) atau computer desktop mengalami peningkatan di DIJ. Kemungkinan hal ini disebabkan karena makin banyaknya gamers. Mereka membutuhkan spesifikasi yang hanya ada di PC. Juga peningkatan pembelian PC untuk kebutuhan kantor.Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) DIJ Budi Setiawan Indarto mengakui hal itu. Tetapi dirinya belum bisa memastikan berapa persentase kenaikan penjualan maupun penyebabnya. “Sejak awal tahun ini memang mengalami kenaikan, tapi sampai berapa persen kenaikannya belum tahu pasti,” tandasnya kemarin (16/1).Budi memperkirakan peningkatan penjualan computer desktop ini dikarenakan makin maraknya industri games. Para gamers membutuhkan komputer yang lebih kuat, seperti computer gaming. Selain itu pengguna computer desktop, biasanya juga spesifik. Yaitu kalangan pekerja kantoran yang biasanya membutuhkan kemampuan fitur yang hanya ada dikomputerdesktop. “Jadi masih ada pasar yang membutuhkankomputerdesktop. Sebut saja mereka yang bekerja sebagai desain grafis, analis, bankir, atau pekerja kantoran yang masih tidak bisa lepas dariPC,” jelasnya.MenurutBudi beberapa pekerjaan memang membutuhkankomputerdesktop ketimbang laptop. Kantor-kantor jelas lebih efisien menggunakan PC daripada laptop atau netbook. Dalam jumlah yang banyak seperti untuk kantor, diakuinya, akan lebih cocok menggunakankomputerdesktop. Peningkatan penjualan ini, juga disinyalir karena meningkatnya permintaan dari perkantoran maupun sekolah. Selain itu pekerjaan di labolatorium atau entertaiment dan broadcasting juga lebih efisien denganPC. “Untuk hitung-hitungan maupun editing kan laptop masih terbatas,” ungkapnya.Jadi sebenarnyakomputerdesktop masih unggul. Untuk home entertaiment kebanyakan juga masih menggunakankomputerdesktop. “Banyak program maupun pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dengan laptop atau netbook,” paparnya. (pra/ila)