REWARD : Kapolda DIJ Pol Haka Astana menyerahkan penghargaan
Perwakilan personel Polda DIJ dan masyarakat penerima penghargaan
SLEMAN– Kapolda DIJ Brigjen Pol Haka Astana menyerahkan penghargaan kepada 36 personel Polri, pegawai negeri sipil (PNS), serta tiga warga Jogjakarta kemarin (16/1). Penghargaan tersebut sebagai apresiasi atas prestasi dan kepedulian dalam bertugas.Penghargaan itu juga sebagai salah satu cara pembinaan personil dengan sistem reward and punishment. “Sekecil apapun prestasi yang dicapai perlu dihargai untuk memacu semangat kinerja anggota. Agar dalam pelaksanakan tugas lebih profesional dan proporsional,” kata Haka usai penyerahan penghargaan di sela apel pagi di lapangan Mapolda DIJ Rabu (15/1).Sebaliknya, bagi anggota yang melakukan pelanggaran hukum, Haka meminta para pimpinan satuan tidak segan-segan menindak. Atau setidaknya memberikan sanksi tanpa pandang bulu.Bagi Haka, reward merupakan salah satu bentuk pengakuan yang diberikan oleh pimpinan kepada personil yang dianggap berprestasi dan mendukung pelaksanaan tugas. Serta bertujuan memotivasi personil yang menerima penghargaan maupun rekan sejawatnya.Sementara punishment untuk membuat efek jera agar personil tak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum atau etika profesi dalam tugas.Haka menegaskan, seluruh anggota Polda harus bekerja sesuai bidang tugas masing-masing secara profesional dan proporsional. Tak hanya itu, kapolda mendorong anggota saling berlomba meraih prestasi serta menghindari perbuatan tercela/ menyimpang yang dapat mencoreng organisasi Polri. Anggota diminta senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.Haka juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu kinerja polisi. Misalnya, Mujiyanto dan Marjono, yang menunjukkan lokasi imigran gelap dari negara Somalia, Pakistan dan Myanmar saat terdampar di Pantai Parangracuk, Saptosari Gunungkidul.Para penerima penghargaan diwakili oleh empat anggota Polda, yakni Kompol Murlani, Kasi Intelmob Satbrimobda DIJ, yang berhasil menangkap tersangka Suranto pemilik dua pucuk senpi rakitan ilegal jenis revolver beserta empat anggotanya; AKP Rica Replika Sirega, Kaurren Subbagrenmin Ro SDM yang dinilai berhasil melakukan terobosan kreatif penerapan prinsip-prinsip manajemen keuangan negara dalam rangka optimalisasi anggaran; Iptu Syahirul Wahab, Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Polres Sleman yang berhasil menangkap dan mengamankan empat pelaku pembunuhan di area TK Tunas Wisata Ambarukmo Catur Tunggal Depok Sleman, dengan korban masih di bawah umur atas nama Nanda Amalia; Bripka Wamil Eko Siagawan Ba Dit Sabhara Polda DIJ yang telah melakukan penyelamatan serta pencarian orang asing bernama Ehbremin Yeveny. Pria asal Rusia itu tersesat di lereng Merapi pada 11 s/d 15 Agustus 2013. (yog/din)