JOGJA – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Indonesia, terutama di Jakarta, berpengaruh terhadap jasa pengiriman. Beberapa paket yang dikirim mengalami penundaan dan dipastikan tidak akan tiba tepat waktu.Selain itu jumlah pengiriman juga mengalami penurunan. Pengiriman ke Jakarta turun sekitar 50 persen, sedangkan kiriman yang masuk dari Jakarta turun 30 persen. “Ada beberapa konsumen yang memilih untuk menunda mengirimkan barangnya. Karena wilayah yang dituju sedang terkena banjir,” ujar Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspress Indonesia (Asperindo) DIJ Marsudi Suwita kemarin (20/1).Marsudi mengakui banjir yang melanda beberapa wilayah di Indonesia berdampak signifikan terhadap jasa pengiriman. Terutama untuk wilayah ibu kota. Menurutnya Jakarta selama ini masih menjadi wilayah yang memberikan kontribusi terbesar terhadap jasa pengiriman. Lebih dari 50 persen tujuan jasa pengiriman ke Jakarta. “Para pelaku jasa pengiriman tidak berani menjamin barang kiriman tiba tepat waktu,” jelasnya.Pihaknya juga sudah menjelaskan kepada para konsumen tentang situasi tersebut. Apalagi situasi ini dikarenakan faktor alam yang sulit untuk diperkirakan. Banyak konsumen, jelas dia, yang memaklumi kondisi tersebut. Bagi jasa pengiriman, kondisi saat ini juga belum menimbulkan kerugian yang signifikan. “Paling hanya keterlambatan saat delivery saja,” paparnya.Sementara itu Kepala Cabang PT Herona Express Jogja Marni mengatakan akibat banjir di Jakarta, sudah seminggu ini proses pengiriman mengalami gangguan. Keterlambatan pengiriman terjadi untuk tujuan ke Jabodetabek. Kondisi itu terjadi hampir di semua jalur pengiriman, mulai dari mobil boks maupun ekspedisi kereta api. Hal itu juga berimbas pada volume pengiriman yang turun hingga 40 persen. “Biasanya bisa full 100 persen,” jelasnya. (pra/ila)