JOGJA – Musibah yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, membuat mahasiswa yang tergabung dalam BEM KM UGM melakukan aksi kepedulian. Kemarin sore puluhan mahasiswa UGM ini menggelar Aksi Simpatik Peduli Sinabung di Kawasan Titik Nol Kilometer Jogja, guna mengajak warga Jogja peduli bencana.
Menteri Koordinator BEM KM UGM Wilson Hutagalung mengatakan aksi tersebut sebagai kepedulian mahasiswa terhadap korban erupsi Gunung Sinabung. Rasa peduli masyarakat dapat ditunjukkan dengan mendonasikan uang mereka kepada para korban.
“Kami ingin kampus-kampus di Jogja dan elemen masyarakat lain melakukan hal yang sama dengan kami. Dana yang terkumpul akan kami salurkan melalui organiasi kemanusiaan DERU (Disaster Emergency Respon Unit) UGM,” jelas Wilson kepada Radar Jogja.
Wilson mengatakan kegiatan kemanusian untuk korban Sinabung sebenarnya sudah dilakukan sejak 14 Januari 2014. Sebelum turun ke jalan, mahasiswa sudah melakukan penggalangan dana di fakultas masing-masing.
Dipilihnya Sinabung, menurut Wilson bukan disebabkan karena kawasan bencana ini tidak terekspos media. Menurut mahasiswa Fakultas Hukum ini, bencana Sinabung sudah lama terjadi, sehingga memerlukan perhatian intensif.
“Setelah Sinabung tidak menutup kemungkinan kami akan menggalang dana kembali untuk korban-korban bencana lain seperti korban banjir di Jakarta dan Manado,” katanya.
Selain penggalangan dana, dalam aksi tersebut juga dilaksanakan berbagai kegiatan seperti musikalisasi puisi, pembacaan puisi, dan tebar bunga. “Kami ingin mengingatkan kepada warga Jogja saat gempa dan erupsi Merapi bantuan juga datang dari berbagai daerah. Sudah selayaknya kita juga membantu saudara di Sinabung,” kata Wilson. (bhn/iwa)