HEBOHNYA Biore Blossom Dance Competition adalah hebohnya para dancer SMA di Jogja. Semua itu terakumulasi di aula SMA Santa Maria Jogja, kemarin (20/1). Sedikitnya 24 tim dance asal 18 sekolah tampil di hari pertama Biore Blossom Dance Competition.
Setiap tim tampil atraktif dan menghibur. Beberapa peserta enggak hanya menghibur dengan gerak dan koreografinya, tapi juga property, mix lagu dan kreasi kostum yang dikenakan.
Dibuka penampilan tim dance SMAN 2 Jogja (A) yang mengusung property Tugu Jogja, kehebohan dance competition petang itupun dimulai. “Mau nunjukin ciri Jogja dari pakaian dan simbol-simbolnya. Kita coba hadirkan suasana Jogja yang asri dan istimewa,” kata punggawa dance SMAN 2 Jogja A, Amadea Risanggita.
Disusul tim dance asal sekolah lain yang enggak kalah heboh. Seperti tim dance SMA Pangudi Luhur Jogja, SMA Stella Duce 2 Jogja, SMAN 8 Jogja, SMAn 1 Kasihan Bantul, dancer tuan rumah SMA Santa Maria Jogja serta beberapa sekolah lain.
Hebohnya pesta dance sekolah itu tak lepas dari besarnya dukungan yang diberikan teman-teman sekolahnya. Hebohnya dukungan enggak hanya milik siswi SMA Santa Maria. Karena beberapa sekolah, seperti SMAN 1 Banguntapan, SMA Stella Duce 2 Jogja juga aktif mendukung tim dance mereka. “Pulang sekolah langsung ke Stama (sebutan untuk SMA Santa Maria,Red), enggak sempat ganti seragam. Pokoknya total mendukung tim dance,” kata Albert Istora dari SMAN 1 Banguntapan.
Serunya Biore Blossom Dance Competition itu akan berlanjut hari ini (21/1) di aula SMA Stella Duce 1 Jogja. Hari kedua kompetisi ini 25 tim dance dari 19 sekolah akan kembali berlaga memperebutkan gelar champion regional Jogja. (dwi/man)