GEDANGSARI – Komisi C DPRD Gunungkidul melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke TK Pembina, Gedangan, Hargomulyo, Gedangsari kemarin (21/1). Kedatangan mereka berkaitan dengan adanya kabar gedung tersebut dibangun di dekat jurang. Tak ada pagar pengaman, akses jalan masuk belum beres namun sudah dinyatakan selesai oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul.“Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat setempat tentang persoalan gedung TK ini. Kami tindak lanjuti dengan sidak,” kata Sekretaris Komisi C DPRD Gunungkidul, Agunung Margandi.Dia mengaku terkejut dengan pembangunan gedung yang dinyatakan finis oleh disdikpora itu. Gedung TK itu, kata dia, sejak awal pembangunan memang sudah bermasalah. “Gedung TK di pinggir jurang seperti ini bagaimana? Apalagi tidak diberi pagar, akses jalan masuk belum jadi kok sudah dianggap rampung?” kata Agunung.Selain itu, pembangunan gedung diketahui juga molor. Batas akhir pembangunan sebenarnya 28 November 2013. Kemudian proyek dengan anggaran senilai Rp 240 juta dengan pelaksana CV Nidya Bhuwana itu mendapat perpanjangan hingga tanggal 28 Desember 2013. Tapi hingga kemarin pembangunannya juga belum beres. Padahal dengan nominal sama, di TK lain pengerjaan tuntas dan tidak ada keluhan.”Kami mendesak disdikpora untuk tidak menggunakan gedung ini sebagai sarana pendidikan bagi anak sebelum semua beres,” kata Agunung.Hal senada diungkapkan anggota Komisi C lainnya, Supriyani. Menurut dia, gedung TK tersebut sangat membahayakan anak-anak. Jauh dari kata layak untuk digunakan anak didik dalam menuntut ilmu.”Kami minta diselesaikan terlebih dahulu. Jangan sampai pada saat digunakan nanti berujung masalah,” ujarnya.Kepala UPT Kecamatan Gedangsari Heri Kuswanto mengaku tidak tahu banyak pembangunan gedung TK tersebut. Pasalnya, pihaknya tidak diberi dokumen rencana angaran belanja (RAB). Pelelangan proyek hingga sekarang UPT tidak ditembusi. Namun karena berada di Gedangsari pihaknya tetap berinisiatif untuk melakukan pemantauan.”Hari ini (kemarin) pembangunan gedung dinyatakan selesai. Mengenai kekurangan, kata pak Dalyanto, Kasi Sarana dan Prasarana Disdikpora ini merupakan proyek berkelanjutan,” terangnya.Namun Heri Kuswanto bingung, faktanya bangunan memang belum layak. Belum dipasang keramik, dan kekurangan yang lain. Padahal, menurut informasi, gedung TK itu tinggal menunggu penyerahan dan segera akan digunakan. (gun/iwa)