MUNGKID – Lereng Gunung Merapi kembali dihijaukan. Kali ini, dilakukan sejumlah komunitas relawan dengan menanam 5 ribu bibit pohon gayam di hulu sungai yang berada di lereng barat Gunung Merapi.Penanaman pohon tersebut dimaksudkan untuk menyelamatkan mata air dari lereng Merapi yang rusak akibat erupsi pada 2010.Koordinator Komunitas Relawan Merapi-Merbabu Hijau Jatmiko mengatakan, penghijauan dilaksanakan di seputaran sabo dam Klampahan dan Bumi Perkemahan Kedung Kayang, Wonolelo, Kabupaten Magelang. Lokasi tersebut dipilih karena daerah resapan air. Penanaman pohon ini dilakukan komunitas relawan di sekitar Merapi. Yakni Komunitas Relawan Merapi-Merbabu, Empat Sekawan, Komunitas Relawan Independent (KRI) Boyolali, RYM Humanity Jogja, Campala Dhemit, Laskar Jurnalis Merapi, OPRB Sengi, Jajaran Bintang, dan mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip).Disebutkan, para relawan memilih jenis tanaman gayam karena berfungsi sebagai konservasi air.”Para mahasiswa tersebut kebetulan sedang KKN di Sawangan dan Gondosuli, Muntilan. Mereka juga peduli dengan kelestarian alam Merapi, sehingga kami libatkan,” kata Jatmiko, Senin.(20/1)Ditambahkan Yoga, Relawan Linang Sayang Comunication (LSC), erupsi Merapi 2010 menyebabkan banyak mata air yang rusak dan mati. Lapisan abu vulkanik tebal menyebabkan air hujan tidak bisa menyerap ke dalam tanah dan justru menjadi air langsung ke sungai.(dem/hes)