BANTUL-Siapa yang bakal menjadi pelatih kepala Persiba sudah menemui titik terang. Muhammad Basri, gaffer yang dua tahun belakangan hanya menjadi pelatih secara de facto nampaknya bakal dipekerjakan lagi. Padahal, awalnya Persiba sempat ingin mendepak mantan pembesut PSM Makassar dan PSS Sleman tersebut.Kecenderungan manajemen kembali memakai jasa Basri erat kaitannya dengan keinginan Persiba untuk tetap menjadikan Sajuri Said sebagai pelatih secara de facto. Manajemen Persiba memang tak bisa mendaftarkan Sajuri sebagai pelatih kepala lantaran kendala lisensi kepelatihan yang dimiliki Guru SMAN 1 Pajangan Bantul tersebut.Terlebih lagi, kata Direktur PT Bantul Jaya Utama (PT BJU) Wikan Werdo Kisworo, kombinasi Sajuri-Basri terbukti cukup ciamik dalam membina tim pujaan Paserbumi dan Curva Nord Famiglia (CNF) ini. Meskipun tidak menghasilkan gelar juara nyatanya Laskar Sultan Agung-julukan Persiba bisa stabil di papan atas Indonesian Premier League (IPL).”Bahkan keberhasilan kami mendapat jatah verifikasi ISL juga karena kombinasi Sajuri-Basri. Sepertinya Sajuri tetap memegang mandat sebagai pelatih yang sebenarnya. Sedangkan Pak Basri hanya administratif saja,” imbuhnya.Namun keputusan tersebut belum final. Sebab The Reds masih menyeleksi dua pelatih lainnya yakni Yusak Sutanto dan John Arwandi. Sama seperti Basri, dua pelatih ini juga mengantongi lisensi A AFC sebagai syarat minimal di ISL.Jika memilih salah satu dari dua pelatih ini, otomatis Persiba tidak bisa menjadikan Sajuri sebagai pelatih de facto. “Kami masih mempertimbangkan Pak Yusak dan John Arwandi. Intinya dilihat saja nanti siapa yang akhirnya kami pilih,” ungkapnya.Wikan menambahkan, jika tidak ada halangan hari ini manajemen Persiba sudah menunjuk pelatih definitif. Tetapi karena masih dipusingkan dengan banyak hal penunjukan pelatih kepala ini bisa saja tertunda.Kepastian soal pelatih kepala nantinya juga akan berpengaruh pada posisi tawar Persiba dalam mendapatkan sponsor. Sebab, kata dia calon sponsor sudah mulai bertanya-tanya siapa pelatih yang membesut Persiba di ISL musim ini.”Ya memang calon sponsor juga sudah menunggu siapa yang bakal melatih Persiba musim depan. Karena itulah kalau bisa secepat mungkin kami tunjuk apalagi 1 Februari mendatang Persiba sudah main di ISL,” terangnya.Di bagian lain, berita mengejutkan datang dari mantan dokter tim PSS Arya Pradhana. Setelah tidak lagi memperpanjang kerjasama dengan PSS Arya akhirnya resmi hijrah ke Persiba.Namun kabarnya Arya tidak menempati posisi dokter tim. Berdasar kabar, Arya bakal masuk dalam jajaran manajemen. Tetapi berita ini masih dibantah oleh yang bersangkutan.”Saya memang hijrah ke Persiba. Tapi di posisi mana saya nanti itu belum tahu. Pokoknya tunggu saja,” tegasnya. (nes/din)