PURWOREJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo mulai men-setting kotak suara yang akan digunakan untuk pemilu pada 9 April mendatang. Jumlah yang dibutuhkan sebanyak 7.648 kotak suara, tersebar di 1.912 tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah itu ditambah 16 kotak suara PPK. Totalnya jadi 7.664 kota suara. “Sementara yang terangkai ada 2 ribu kotak. Sisanya, 5.664 dikerjakan 20 orang tenaga dari luar KPU. Setting rencana selesai dalam 10 hari, mulai Senin (20/1) – Rabu (29/1) mendatang. Selain kotak suara, bilik suara sebanyak 7.648 juga sudah siap,” kata Ketua KPU Purworejo Dulrokhim, Sabtu (25/1).Salah seorang perakit kotak suara, Sugiman, 57, warga Kutoarjo RT 03/ RW 06, Purworejo mengungkapkan, untuk merakit kotak suara dibutuhkan ketelitian. Khususnya saat mencocokkan dan merekatkan lembaran alumunium menjadi kotak dengan beberapa sekrup pengunci. “Kadang lembaran alumunium tidak simetris, lantaran ditumpuk-tumpuk. Terpaksa harus dipukul bagian yang bergelombang, supaya lurus dan rata,” ungkapnya.Sugiman meneruskan, dalam sehari, dirinya mampu merangkai 24 – 26 kotak suara. Setiap kotak, ia diberi upah Rp 2 ribu per kotak. Selain itu, ia mendapat jatah makan siang yang disediakan KPU. “Ya lumayan, bisa untuk menambah pendapatan keluarga dan menyekolahkan anak,” katanya.Gianto, 20, warga Pangen Jurutengah, Purworejo mengungkapkan hal senada. Ia senang bisa membantu merangkai kotak suara. Dalam sehari, ia sanggup merangkai 30 kotak suara. Jika dirupiahkan, ia mendapat Rp 60 ribu per hari. “Upahnya lumayan kok, biasa untuk tambahan uang belanja istri dan beli rokok,” katanya.(tom/hes)