MUNGKID – Ditengah konflik dualisme Pimpinan, DPRD Kabupaten kembali melangsungkan sejumlah kegiatan. Yang teranyar, pada Sabtu malam (25/1) kemarin sekitar pukul 20.30 ruang rapat paripurna DPRD digelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Pengucapan Sumpah dan JanjiKetua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adi Yanto. Pengucapan sumpaj janji ini dilakukan oleh kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu pada masa bhakti 2009-2014. Pengambilan sumpah janji dan pelantikan Ketua DPRD dilakukan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kota MungkidNuruli Mahdilis SH MHdisaksikan oleh Plt Ketua DPRD Kuswan Hadji, Plt Bupati Magelang Agung Trijaya SH, Muspida, 21 anggota DPRD, danbeberapa pimpinan instansi. Pengambilan sumpah janji Ketua DPRD didasari oleh Surat Keputusan Gubernur Jateng nomor 170/9 tahun 2014 tertanggal 24 Januari 2014 perihal peresmian Pengangkatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Magelang. “Dengan pertimbangan bahwa Susilo SPt Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Magelang masa bakti 2009-2014 dari PDIP telah diresmikan pemberhentianya berdasarkan SK Gubernur Jateng,” ujar Plt Ketua DPRD Kabupaten Magelang Kuswan Hadji. Menanggapi itu, Ketua DPRD Saryan Adi Yanto SE yang baru dilantik mengatakan bahwa sebagai kader partai dia tidak dapat mengelak mendapatkan tugas dari partai yang tidak ringan.Sebagai agenda terdekat dirinya mengaku akan mensukseskan pelantikan Bupati Magelang terpilih. Serta tahapan terdekat adalah percepatan pembahasan APBD 2014 agar dapat berjalan sebagai mana mestinya. Yang mana pastinya dengan aspek kebersamaan dan mitra kerja secara proporsional tanpa mengesampingkan tugas pokok dan fungsi kelembagaan. “Pada prinsipnya dengan dilantiknya saya pada malam ini tentunya kami sangat mengharapkan sebuah kebersamaan. Kritik dan saran konstruktif sangat kami harapkan demi Kabupaten Magelang yang lebih semanah,” ucap dia. Plt Bupati Magelang Agung Trijaya SH mengatakan bahwa DPRD memiliki peran yang strategis dalam pemberdayaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dimana DPRD akan menentukan wajah daerah. Untuk itu terkait amanat yang telah disematkan terhadap ketua DPRD dirinya dapat dilaksanakan dengan sungguh sungguh. “Sehingga harapan masyarakat akan kondisi Magelang yang lebih baik akan tercapai,” katanya. Dikatakan bahwa, proses pembangunan daerah yang dilaksanakan bersama kedepan tentunya tidak luput dari tantangan dan kendala yang harus dihadapi. Dimama proses pembangunan daerah yang tidak semakin mudah seiring dengan dinamika pembangunan yang berkembang. “Oleh karena itu marilah kita luruskan niat perkuat komitment dan rapatkan barisan untuk memperkokoh sinergitas melalui upaya upaya yang lebih kongkrit terarah terpadu. Dan berkesinambungan untuk bersama sama menghadirkan manfat pembangunan yang sesungguhnya. Yaitu kemaslahatan, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tuturnya. (ady)