SEMANU – Ketua DPD Golkar DIJ Gandung Pardiman melakukan rapat koordinasi dengan caleg baik provinsi maupun daerah di salah satu rumah makan di Kecamatan Semanu kemarin (27/1). Dalam kesempatan itu dia meminta kepada seluruh caleg ojo kumalungkung atau sombong.
“Pada saat pemilu baik-baik kepada masyarakat namun setelah duduk di parlemen lupa. Ojo kumalungkung,” kata Gandung Pardiman. Dia menjelaskan, untuk menjadi wakil rakyat yang baik harus ditunjukkan dengan sifat dan tingkah laku. Dia juga meminta para caleg di seluruh dapil mulai bergerak cepat untuk memperoleh kemenangan karena waktu pertempuran tinggal menghitung hari. Harus mulai menghitung perolehan suara. Kata Gadung, wilayah mana yang belum digarap segera diprospek. “Jangan karena alasan sudah ada caleg beda parpol masuk lalu kita diam saja,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini juga turut hadir tokoh masyarakat Kecamatan Karangmojo. Di hadapan para tokoh tersebut dia meminta pejabat dan masyarakat Gunungkidul tidak perlu malu dengan predikat daerah tertinggal.
Karena di balik predikat itu justru tersedia anggaran hingga triliunan rupiah untuk mendongkrak kondisi tertinggal itu. Menurutnya, berdasarkan catatan Komisi V DPR RI, dana yang bisa dikucurkan pemerintah bagi daerah tertinggal di antaranya DAK sebesar Rp 100 miliar. “Bahkan ada pos dana lain yang besarnya mencapai Rp 3 triliun untuk daerah tertinggal. Mengapa harus malu dengan predikat itu, jika kita sebenarnya butuh kucuran dana itu,” ungkapnya. Sementara itu Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar, Sugeng Sugiyanto menyambut baik tindakan Gandung Pardiman yang ingin ngumpulke balung pisah (menyatukan lagi keluarga). Menurutnya, tokoh masyarakat Karangmojo yang hadir dalam kesempatan ini bersama-sama berjuang di Golkar. (gun/iwa)