SLEMAN– Kodim 0732/Sleman menyiagakan 1 SSK pasukan antsipasi cuaca buruk dan bencana alam. Mereka juga membuka posko bencana di Makodim.Dandim Letkol Inf Bambang Yudhi mengatakan, pasukan siaga untuk memantau 5 sungai, khususnya yang berhulu di puncak Gunung Merapi. Di antaranya, Gendol, Boyong, Kuning, dan Opak. “Kami libatkan jajaran Koramil, relawan, dan masyarakat,” ujar Bambang kemarin (27/1).Saat tidak ada musibah, prajurit TNI tetap harus bekerja dalam rangka antisipasi bencana. Seperti di Dusun Gejayan dan Manukan, Desa Condongcatur, Depok kemarin.Anggota Kodim dan Yonif 403 Wirasada Pratista, bersama warga setempat bergotong royong membersihkan sampah dan rumput liar yang tumbuh di sepanjang Sungai Gajah Wong, sejauh sekitar 1 kilometer. Sungai tersebut merupakan terusan aliran dari Sungai Boyong.Prajurit menyusuri sungai berjalan kaki “bersenjatakan” parang dan sabit. Ada kalanya mereka harus menceburkan diri ke tengah aliran untuk mengais sampah. Ya, Sungai Gajah Wong memang sering meluap saat hujan deras. Itu akibat tumpukan sampah rumah tangga yang dibuang warga secara sembarangan. “Total sekitar 200 prajurit Kodim dan Yonif 403 dibantu warga,” ungkap Pasiter Kodim Kapten Inf Kamdiyo di sela kegiatan karya bakti pembinaan lingkungan itu.Menurut Kamdiyo, aksi itu sebagai bentuk kepedulian TNI pada lingkungan, sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat agar mau terjun ke sungai membersihkan sampah. Lebih dari itu, untuk menggugah kesadaran warga agar tak buang sampah di aliran sungai. “Ini menggiatkan antisipasi banjir dan nyamuk,” katanya. (yog/din)