• Akibat Mbalelo dalam Latihan
BANTUL-Persiba Bantul sangat mungkin hanya diperkuat satu pemain asing pada awal musim Indonesian Super League (ISL) 2014 ini. Sebab, dua dari tiga pemain yang saat ini sedang berlatih di Persiba, Eric Bayemi dan Ngon A Djam menunjukkan sikap yang tak terpuji dalam sesi latihan di Stadion Sultan Agung (SSA) kemarin (27/1).
Diwajibkan mengikuti uji VO2Max, kedua pemain tersebut malah mbalelo. Alasan mereka pun terkesan disengaja, yakni mengaku tidak membawa sepatu kets. Hal ini sendiri membuat Sajuri meradang. Akibatnya, dia berencana memulangkan mereka. “Hanya Ebi Sukore yang mau menjalani VO2Max. Yang lainnya malah nggak mau dengan alasan tidak membawa sepatu kets. Sebuah alasan yang menurut saya sangat lucu,” ungkapnya.
Menurut Sajuri, uji VO2Max jelas sangat penting bagi para pemain Persiba. Sebab untuk pemain sepak bola,faktor fisik jelas sangat
mempengaruhi permainan. Tentunya Sajuri enggan memiliki pemain yang fisiknya tidak siap kala mengarungi kompetisi Indonesian Super League (ISL).
Untuk itu dalam waktu dekat Sajuri bakal kembali meminta Bayemi dan Ngon A Djam kembali melakukan VO2Max. Jika kembali enggan, dirinya langsung memulangkan dua pemain tersebut. “Jika masih kebanyakan alas an ya silahkan angkat kaki dari Persiba,” tuturnya.
Sajuri menambahkan dirinya sudah melaporkan hal ini pada agen Bayemi dan Ngon A Djam. Kata Sajuri, agen mereka siap menarik dua pemainnya dari Persiba akibat insiden ini.
“Saya sudah laporkan agen mereka. Katanya agennya sudah siap narik jika sikap mereka tidak berubah,” tuturnya.
Sedangkan untuk Ebi Sukore, Sajuri sepertinya tidak akan mencabut namanya dari daftar rekomendasi. Sebab di antara pemain-pemain yang melakukan VO2Max, hasil yang diperoleh mantan pemain PSIS Semarang ini sangat bagus. Dia mengalahkan beberapa pemain lain yang juga menjalani VO2Max seperti Yosef Marandof, Dulsan Lestaluhu dan Jejen Jaenal.
“Ebi Sukore punya hasil yang paling bagus. Meskipun sudah cukup berumur ternyata kondisi fisikya masih sangat bagus,” ungkapnya.
Menanggapi sikap membangkang yang ditunjukkan Ngon A Djam dan Bayemi, Wakil Manajer Persiba Bantul Bagus Nur Edi Wijaya menyebutnya sebagai sikap indisipliner.
“Apapun alasannya itu namanya ya indisipliner. Nanti saya akan menghubungi Pak Sajuri untuk membicarakan hal ini,” terangnya.
Bagus menginformasikan kalau gelandang Arwin Rabdha akan segera merapat ke Bantul. Rencananya Rabu (29/1) besok Arwin sudah tiba di Bumi Projotamansari untuk bergabung dengan Wahyu Tri Nugroho dkk. “Mudah-mudahan dia bisa langsung main dalam laga kontra Persiba Balikpapan,” jelasnya. (nes/din)