*Warga Diminta Langsung Konfirmasi ke Dinsosnakertrans
JOGJA – Banyaknya keluhan dari warga terkait data Kartu Menuju Sejahtera (KMS) untuk warga miskin di Kota Jogja menjadi perhatian serius Dinsosnakertrans Kota Jogja. Pasalnya, kartu yang telah distribusikan beberapa hari lalu itu ada yang tidak sesuai dengan identitas nama dan jumlah anggota keluarga.
Kabid Bantuan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Dinsosnakertrans Tri Maryatun meminta agar pemilik KMS yang tidak sesuai segera melakukan konfirmasi ke kantor Dinsosnakertrans. Pihaknya akan memperbaiki data tersebut dengan memberikan surat keterangan terkait data yang tidak sesuai aslinya.
“Kita akan berikan surat keterangan, sebelumnya kita akan cek dahulu data KMS-nya,” terang Tri kemarin (27/1).Diakuinya Dinsosnakertrans sudah menerima satu keluhan terkait penulisan nama di KMS. Sebelumnya KMS sudah didistribusikan melalui kelurahan sedangkan pendistribusian ditarget akan selesai akhir Januari yang dilakukan berjenjang. “Untuk penerima KMS 2014 sudah ada yang memanfaatkan seperti santunan kematian, tapi pencairan menunggu pengesahan APBD 2014,” katanya. Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kota Jogja Sujanarko menuturkan semestinya hal ini tidak terjadi. Seharusnya tidak ada lagi komplain dari masyarakat soal KMS. Dikarenakan sudah melalui tahapan dan proses yang panjang sampai uji publik.
“Kalau itu sesuai prosedur dan pendataan yang benar saya kira sudah tidak ada komplain lagi,” paparnya.
Koko, sapaannya, mencontohkan seharusnya dilakukan penempelan daftar nama calon pemegang KMS ditempat umum, baik RT dan RW. Sehingga masyarakat yang mendapatkan KMS mengetahui jika ada kesalahan nama, maupun jumlah anggota keluarga. Dengan begitu komplain dari masyarakat bisa dihindari.Terpisah, Ketua RW 02 Dipowinatan, Keparakan, Mergangsan Wahyu Sugianto membenarkan adanya keluhan dari warga terkait KMS. Dimana satu warga di RT 07 nama anggota keluarga penerima KMS tidak tercantum di kartu. Di kartu KMS hanya muncul nama kepala keluarga KK saja, tanpa ada jumlah anggota keluarganya. “Jadi saya sarankan untuk mengkonfirmasi ke Dinsosnakertrans saja yang mencetak dan mendistribusikan kartu KMS tersebut,” jelasnya. (hrp/ila)