AJAIB: Dwi Kurnianingsih warga Pengkol III, Jatiayu, Karangmojo menggendong putranya kemarin (28/1).
Dwi Kurnianingsih, Ibu Hamil yang Rajin Dengarkan MP3 Quran
Sejak di dalam kandungan, bayi sudah mulai belajar dan berkomunikasi melalui perantara musik. Secara alamiah syaraf deria (syaraf yang menerima rangsangan) semasa dalam kandungan bekerja dengan baik.
GUNAWAN, Karangmojo
SUASANA lengang terasa di Pedukuhan Pengkol III, Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo kemarin (28/1). Sisa hujan rintik yang turun dari langit masih membasahi Bumi Handayani. Di tengah perkampungan itu, terselip satu rumah semi-permanen nampak terkunci rapat dari luar.Tiba-tiba terdengar derit lirih pintu rumah. Seorang ibu muda keluar dan menyapa Radar Jogja dengan raut wajah bertanya-tanya. Setelah diberi penjelasan, ibu muda bernama Dwi Kurnianingsih, 23, mengangguk dan mempersilakan masuk. “Anak saya namanya Daud Shidiqia, umurnya baru lima hari,” Dwi Kurnianingsih mengawali ceritanya.Dia menjelaskan, Daud Shidiqia merupakan anak pertama dari hasil pernikahan dengan Hengki Saputra, 24. Lima hari lalu dilahirkan tepatnya pada 24 Januari 2014 di salah satu bidan wilayah setempat. Berat bayi berjenis kelamin laki-laki itu 26 ons dengan panjang 47 cm lahir melalui proses persalinan normal.Hasil ultrasonografi (USG) untuk mengetahui kondisi bayi dan bagian dari perkiraan kelahiran juga tepat waktu. Akhirnya buah percintaan pasutri tersebut lahir dengan selamat ditandai dengan lengkingan tangis.”Setelah dibawa pulang dan saya susui ternyata ada keanehan. Kedua kuping anak saya membentuk Lafaz Allah,” ungkap Kurnianingsih.Sesuatu yang aneh itu kemudian disampaikan kepada suaminya. Lalu meluas ke sejumlah tetangga. Ketika ditemui Radar Jogja, Daud Shidiqia tertidur pulas di pangkuan sang ibu. Sepertinya tidak menghiraukan suara bising kanan kiri depan belakang.Sembari mengelus jabang bayi, dia melanjutkan cerita aneh di balik kemunculan Lafaz Allah di daun telinga si anak. Ketika bayi dalam kandungan, suaminya sering mendengarkan mp3 (file musik digital) ayat Quran dekat perutnya. Hal tersebut dilakukan setiap saat. Suasana hati terasa tenang mendengar suara itu. Kadang-kadang bayi dalam kandungan bergerak cepat dengan menyundul lalu tenang setelah mendengar ayat suci.”Apa karena kami sering mendengarkan mp3 ayat suci Quran sehingga anak saya daun telinganya membentuk Lafaz Allah?” tanya Kurnianingsih.Dia berharap, kelak di kemudian hari anaknya menjadi orang yang berguna bagi agama nusa dan bangsa. Berbakti kepada orang tua dan mampu membahagiayakan banyak orang. Sebuah asa sekaligus doa kebaikan yang akan terus dia panjatkan kepada sang Maha pencipta alam semesta.”Aamiin semoga Allah mengabulkan,” kata ibu muda yang ditinggal merantau suaminya di Bandung. (*/iwa)