JOGJA- Jumlah siswa yang menerima dana bantuan siswa miskin (BSM) tahun ini diperkirakan berubah. Namun hingga kini sejumlah pemegang kartu menuju sejahtera (KMS) di Jogja, belum terdata sebagai penerima dana BSM.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) Suyatmi menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan pendataan ulang supaya masyarakat pemegang KMS berhak mendapatkan BSM. Pihak JPD sendiri sebelumnya telah mengirimkan data calon penerima BSM untuk siswa SD untuk F1 sebanyak 4.470 siswa dan F2 sebanyak 3.800 siswa. Adapun calon penerima BSM untuk siswa SMP sebanyak 1.396 siswa (F1) dan 1.596 siswa (F2) sedangkan jumlah siswa SMA sebanyak 335 siswa (F1) dan 1.252 siswa (F2) dan siswa SMK sebanyak 2.166 siswa (F1) dan 1.713 siswa (F2).
“Pendataan kami lakukan sampai Jumat depan. Seandainya ada perubahan, kami akan ajukan ke pusat,” terang Suyatmi. Syarat menerima dana BSM, papar Suyatmi, selain memiliki kartu perlindungan sosial (KPS) dan kartu BSM juga bisa diperuntukan bagi mereka pemegang kartu surat keterangan tanda miskin (KSTM). Sementara itu untuk pencairan dana BSM tahun 2014, Suyatmi mengatakan pihaknya masih menunggu dari pusat. Sedangkan awal tahun ini, JPD baru bisa mencairkan BSM tahap akhir 2013. Suyatmi mengatakan pencairan dana BSM tahap akhir seharusnya dilakukan pada Desember lalu. Namun pada pelaksanaannya, baru bisa dicairkan pada Januari 2014 ini. “Jumlahnya untuk sekitar 3.000 siswa,” jelasnya Untuk jumlah yang diterima, jelas Suyatmi, tidak ada perubahan dimana siswa SD masing-masing menerima Rp425.000, siswa SMP Rp575.000 dan siswa SMA masing-masing menerima Rp700.000. Dana itu diterima siswa melalui buku tabungan khusus ke rekening siswa sesuai data by name by addrees. (bhn)