PURWOREJO – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Purworejo akhir 2013 berdampak luas. Tidak hanya rumah dan infrastruktur jalan yang rusak, sejumlah alat pertanian ikut rusak.Melihat hal itu, CV Karya Hidup Sentosa Jogjakarta sebagai produsen traktor merek Quick bermesin Kubota berusaha membantu para petani. Caranya, mereka memberikan layanan servis gratis. Kebetulan, puluhan traktor milik petani dari Kecamatan Grabag dan Butuh banyak yang rusak. Padahal, kedua kecamatan tersebut dikenal sebagai sentra pertanian dan terdampak banjir paling parah. “Kami terbantu dengan servis gratis ini. Upaya ini meringankan beban kami yang jadi korban banjir,” kata Sakir, 45, salah satu petani di sela servis gratis, kemarin (28/1).Anggota DPRD Purworejo Kelik Susilo Ardani SE mengungkapkan, ada 50 traktor milik petani di Desa Trimulyo, Rowodadi, Bendungan di Kecamatan Grabag dan Kedungmulyo di Kecamatan Butuh yang rusak akibat banjir. “Kemudian, kami mengajukan ke produsen dan disanggupi. Sekarang mereka datang untuk servis gratis,” paparnya.Kelik mengungkapkan, produsen bersungguh-sungguh menerjunkan tim mekanik secara langsung. Jika ditemukan kerusakan, akan diperbaiki gratis. “Kalau ada penggantian spare part, harganya jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran umum,” katanya.Koordinator teknisi CV Karsa Hidup Sentosa Suswanto menyatakan, servis gratis untuk korban banjir merupakan upaya produsen menjalin kemitraan dengan konsumen. “Layanan servis gratis tentu meningkatkan kepercayaan konsumen pada produsen yang pada gilirannya menciptakan hubungan pasar yang produktif,” katanya.(tom/hes)