JOGJA-Menjelang Tahun Baru Imlek 31 Januari besok, umat Tridharma dan warga Tionghoa menggelar sembahyang dan doa bersama di Klenteng Poncowinatan, Jogja, kemarin (29/1). Ada sekitar 150 orang mengikuti acara tersebut.Bhunsu Adi Candra yang memimpin sembahyang itu menuturkan, di Tahun Baru Tiongkok atau Imlek Cia Gwee 1 tahun 2565 ini, bertepatan dengan shio tahun kuda kayu. “Kuda kayu merupakan simbol dari keberkahan,” kata Adi di sela acara kemarin (29/1). Dalam doa bersama itu mereka bersyukur dan berharap mendapatkan berkah di tahun kuda kayu. Mereka juga bersiap-siap menyambut tahun baru. Persiapan telah dilakukan jauh hari.”Kami mengecat ulang patung dan ornamen,” tambahnya.Klenteng yang letaknya berseberangan dengan Pasar Kranggan ini juga tengah bersiap menyelenggarakan tirakatan atau lek-lekan pada malam Imlek. Tradisi lek-lekan itu menjadi ciri khas Kelenteng Poncowinatan. “Ada tirakat yang diikuti warga Tridharma,” imbuhnya.Selain itu, pihak Klenteng juga telah menyiapkan kue ranjang. Itu disiapkan untuk warga Tridharma dan Tionghoa yan merayakan tahun baru Tiongkok itu. “Kue ranjang menjadi makanan khas saat Imlek,” tambahnya. Perayaan tahun baru merupakan awal yang baik dan momentum kebersamaan umat. (eri/kus)