Drajad Ruswadono termasuk figur yang mudah akrab dengan wartawan. Dalam obrolannya dengan wartawan, pria yang menjabat sekretaris dewan (Sekwan) DPRD DIJ itu kerap berbagi pengalaman. Salah satunya soal kiatnya menjaga kebugaran, dan kesehatan.
“Resepnya hanya satu. Harus rajin olahraga,” ungkap Drajad di sela memimpin agenda studi komparasi wartawan unit DPRD DIJ tentang pengembangan pariwisata ke Provinsi Sumatera Barat 20-23 Januari lalu.
Drajad mengatakan, kalau ingin sehat, maka berolahraga menjadi wajib hukumnya. “Silakan mau olahraga apa saja, bebas memilih. Yang penting harus rajin dan rutin olahraga. Wartawan juga harus aktif olahraga,” ajak ayah dua anak ini.
Birokrat kelahiran 17 November 1962 ini lantas mengungkapkan pengalamannya beberapa tahun lalu. Ia mengaku kerap mengalami masuk angin dan keluhan-keluhan lainnya. Untuk mengatasi itu, Drajad sering kerokan.
Kebiasaan itu mulai ditinggalkan sejak dirinya aktif olahraga. Ia memilih bersepeda sebagai sarananya. “Terinspirasi kerabat saya yang usianya jauh di atas saya tetap segar. Ternyata dia biasa naik sepeda,” kenangnya.
Mengawali olahraga sepeda bukan pekerjaan gampang. Ia menceritakan, kali pertama mengayuh sepeda dalam hitungan kurang dari 5 km sudah ngos-ngosan. Bahkan ia harus balik ke rumah karena merasa tak kuat.
Namun setelah rajin berlatih, Drajad merasa enjoy. Justru ketika beberapa hari tidak bersepeda, ia merasa ada sesuatu yang hilang. Rute yang dilalui mantan kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) DIJ itu sudah lumayan jauh. Ia beberapa kali mengayuh sepeda Jogja-Solo, Jogja-Waduk Sermo Wates, dan beberapa kawasan lainnya. “Men sana in corpora sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. (kus/ila)