Meskipun sudah tidak berpengaruh, pertandingan pamungkas Grup A antara SMAN 2 Bantul (Smadaba) v SMAN 1 Sewon (Smase) tetap sarat gengsi. Pasalnya, keduanya dianggap sebagai tim basket SMA terbaik di Kabupaten Bantul.Hal itu dibuktikan dalam beberapa turnamen antar sekolah di Bantul. Ya, Sadaba dan Smase sangat sering bertemu di final. Bahkan banyak pihak yang mengatakan kalau rivalitas kedua sekolah ini sangat klasik meskipun Smase lebih sering meraih kemenangan dari seterunya tersebut.Bentrokan antara dua tim terkuat di Bantul ini pun kembali tersaji di Grup A Honda DBL Jogjakarta Series 2014. Akhirnya Smase yang pernah menjuari Honda DBL Jogjakarta Series edisi 2012 kembali keluar sebagai pemenang.Tak tanggung-tanggung Smase sukses mempecudangi tim Smadaba dengan skor telak 40-15. Kemenangan ini membuat Smase mengakhiri petualangan mereka di Honda DBL Jogjakarta Series tahun ini sebagai penghuni peringkat kedua Grup A.Usai pertandingan, Totok, pelatih Smase mengungkapkan bangga dengan semangat juang yang ditunjukkan anak buahnya. Sejak awal, dia memang menghadapkan tim besutannya main dengan spirit tinggi meskipun sudah dipastikan masuk kotak. Apalagi yang mereka hadapi adalah tim tetangga. “Anak-anak bermain sangat bagus. Mereka bisa membuktikan diri tetap memegang spirit tinggi sekalipun Grup A sudah pasti dikuasai Patbhe (SMAN 4 Jogja, Red),” tuturnya.Pahlawan kemenangan Smase adalah forward Ulfah Nur Hikmawati. Dia sukes membukukkan 10 poin, 5 rebound dan 3 steal. Sedangkan di sisi defense, Dea Septiana juga mejadi bintang dengan 6 rebound.Pelatih Smadaba, Hilman Yudhistira mengakui Smase memang memiliki kualias tim lebih baik. Tapi dia berharap suatu saat Smadaba bisa menandingi kedigdayaan Smase di Bantul. “Smase tetaplah tim terbaik di Bantul untuk saat ini. Semoga di kemudian hari kami tidak selalu menjadi yang kedua di Bantul,” tegasnya. (nes/din)