Tim cewek SMAN 7 Jogja (Smaven) akhirnya menjadi salah satu partisipan yang gagal membuka peluang lolos, meskipun menang pada laga kedua. Setelah kalah dengan 13 angka dari SMAN 1 Banguntapan dalam laga pertama, Smaven hanya mampu mengungguli lawan yang kemarin mereka hadapi SMKN 3 Jogja dengan 10 angka 13-3.Hasil ini membuat selisih memasukkan-dimasukkan mereka menjadi22-26. Jika dihitung average-nya, mereka hanya membukukkan 0,87. Average di bawah satu sudah otomatis membuat mereka tersingkir dari persaingan menuju babak big eight.Namun pelatih Smaven Hita tetap bangga dengan perjuangan anak buahnya. Meskipun peluang lolos tipis, para pemain Smaven terlihat berusaha untuk membuka kans. Meskipun akhirnya gagal, itu hanya karena faktor keberuntungan yang belum berpihak. “Ya, setidaknya kami tidak pulang dengan tangan hampa. Bagaimanapun kemenangan ini tetap patut diapresiasi,” ungkapnya.Pahlawan kemenangan Smaven di laga kemarin adalah Dika Resi yang membukukan empat angka dan delapan rebound. Selain Dika, bench player Smaven Scholastika juga tampil apik. Sama seperti Dika Scholastika juga membukukan 4 angka.Di pihak lain, meskipun kalah, SMKN 3 Jogja masih memiliki peluang lolos. Asalkan mampu menang 12 angka dari SMAN 1 Banguntapan, timbesutan Kukuh ini bisa menembus babak big eight dengan keunggulan poin average.Untuk itu Kukuh beharapa kekalahan tidak membuat tim besutannya patah semangat. Sebab biar bagaimanapun tiket lolos masih data diperjuangkan. “Memang sudah lama sekali tidak ada kelolosan yang ditentukan average. Namun siapa tahu saja sekarang ada,” kata Kukuh. (nes/din)