EMOSI: Warga berusaha menghakimi pelaku (depan tengah) pencuri kotak infak di sebuah masjid komplek Terminal Tipe A Wonosari (31/1).
WONOSARI – Warga Baran, Rongkop, Endi Dwi Riyadi, 27, menjadi bulan-bulanan warga. Dia ketahuan mencuri kotak infak di masjid komplek Terminal Wonosari. Setelah diamankan petugas, ternyata yang bersangkutan juga terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).Kejadian tersebut berlangsung Jumat petang (31/1). Salah seorang saksi mata melihat pelaku mondar mandir sekitar masjid. Tak lama berselang masuk dan terlihat mencurigakan. Aksi pelaku ini diketahui warga di sekitar lokasi kejadian.Warga kemudian mengejar pelaku karena berusaha kabur. Setelah terjadi aksi kejar-kejaran, pelaku berhasil ditangkap. Tanpa ampun langsung dipukuli hingga babak belur. Aksi main hakim tersebut bisa diredam karena warga lainnya mencoba menenangkan. Tak lama berselang aparat kepolisian datang dan langsung membawanya ke kantor polisi untuk diamankan.Setelah beberapa jam diperiksa penyidik, pelaku mengakui telah mencuri uang di dalam kotak infak. Tak hanya itu saja, pelaku juga mengakui kalau telah mencuri Honda Supra AB 3449 RD milik Rahmad Erwanto, penjaga malam SMP 1 Rongkop beberapa waktu sebelumnya.Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Suhadi mengatakan, kasus ini terbongkar setelah pelaku menggondol kotak infak. Sekarang petugas masih mendalami dan mengembangkan pengakuan tersangka untuk mengungkap kasus lainnya. “Akan terus kami kembangkan,” kata Suhadi.Sementara itu, Endi mengaku menyesali perbuatannya. Dia beralasan, mencuri kotak infak karena terdesak kebutuhan hidup. Demikian pula dengan pencurian kendaraan tak jauh dari tempat tinggalnya itu. “Juga karena untuk memenuhi kebutuhan hidup,” kelitnya.Akibat perbuatannya, pelaku mendekam di tahanan Mapolres Gunungkidul. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. (gun/iwa)