Difabel mengalami kesulitan mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) D. Itu diungkapkan Ketua Diffable Community Indonesia (DMI)
Mojokerto Suyadi.
Di hadapan Menpora Roy Suryo, Suyadi membeberkan kronologis perjuangannya untuk memperoleh SIM khusus difabel. “Saya sudah punya sekarang. Tapi untuk memperolehnya luar biasa sulit dan sangat lama,” katanya.
Gayung bersambut. Roy menanggapi positif keluhan para difabel itu. Menteri asli Jogjakarta itu mengaku telah berbicara dengan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Nanan Sukarna.
Roy usul agar IMI mengadakan kelas khusus modifikasi sepeda motor roda tiga khusus bagi difabel. Kepada mantan Wakapolri itu, Roy juga meminta agar kaum difabel difasilitasi dalam memperoleh SIM D.
Roy menegaskan hak dan kedudukan difabel sama di mata hukum dan pemerintah. Bahkan, tak sedikit penyandang cacat justru mampu mengharumkan nama Indonesia dalam kancah internasional.
Seperti dalam kejuaraan The 7th Paralimpyc Games 2014 di Myanmar. Saat itu Indonesia untuk pertama kali dalam kurun 14 tahun berhasil menyabet predikat juara umum.
“Yang penting, anda semua tidak minder dan tetap bersyukur dengan keadaan ini,” imbau Roy. (yog/amd)