JOGJA – Aksi pencurian di Toko Mati Kana Jalan AM Sangaji Jogja beberapa hari lalu mulai menunjukkan titik terang. Polsek Jetis berhasil menangkapan dua pencuri di kawasan tersebut.
Mereka adalah Heru Budi Prasetyo, 28, warga Karangwaru, Tegalrejo dan Agus Pri Utomo, 21, warga Bayat, Klaten. Mereka ditangkap karena ketahuan mencuri di Jalan AM Sangaji.
Polisi terus menginterogasi mereka. Ada kemungkinan mereka juga merupakan pelaku pencurian di toko batik yang sempat membuat pengendara dan warga sekitar Tugu Jogja geger itu.
Penangkapan Heru dan Agus dilakukan usai mereka mencuri di rumah kontrakan di Cokrodiningratan, Jetis. Polisi menangkap mereka saat berteduh dari hujan deras yang mengguyur Jogja Jumat (31/1).
“Warga ada yang curiga. Mereka langsung lapor ke polsek,” kata Kepala Polsek Jetis Kompol Supri Purwanto kemarin (2/2).
Dari tangan mereka, polisi menemukan tiga tas berisi dompet, dua handphone, celana panjang, dua kaos, dan magiccom. “Kami interogasi. Barang-barang itu mereka dapatkan dari rumah kontrakan yang disewa pekerja bangunan,” imbuhnya.
Penangkapan ini, lanjut Supri, bermula dari kecurigaan warga atas gerak-gerik para pelaku. Saat itu mereka berteduh di sebuah asrama mahasiswa di Jalan AM Sangaji.
Warga berinisiatif melapor ke Polsek Jetis. Mendapatkan laporan itu, petugas Reserse Kriminal Polsek Jetis mendatangi lokasi. “Kami tangkap di saat berteduh,” lanjutnya.
Dari hasil pengembangan, salah seorang pelaku ternyata pernah melakukan pencurian. Agus pernah tertangkap karena mencuri. “Pelaku residivis atas kasus yang sama (pencurian),” tambahnya.
Selain itu, Heru juga pernah dihukum dalam kasus berbeda. Dia pernah berada di balik jeruji penjara karena memakai obat-obatan terlarang. “Sekarang mereka kami tahan,” ujarnya.
Atas dugaan pencurian tersebut, mereka terancam hukuman penjara tujuh tahun. Mereka didakwa melangar KUHP Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan.
“Semua barang bukti dan keterangan sudah terpenuhi,” lanjutnya. (eri/kus)