Tim basket SMA Bopkri 1 (Bosa) memang menggantungkan harapan mereka pada tim cowok untuk meraih gelar champion. Wajar saja, selain pernah dua kali menjuarai Honda DBL Jogjakarta Series, tim cowok Bosa memang merupakan tim yang berisikan pemain-pemain hebat.Namun sayang, tim cowok Bosa belum bisa mengakhiri tradisi tidak berunutng kala menghadapi SMA Kolesse de Britto (JB) di ajang Honda DBL Jogjakarta Series. Karena itulah mereka harus mengubur impian meraih gelar juara Honda DBL Jogjakarta Series 2014.Sekarang, harapan Bosa berada di pundak tim cewek. Kebetulan tim cewek Bosa masih melanjutkan petualangannya di ajang Honda DBL Jogjakarta Series 2014 setelah mampu merajai Grup C. Langkah Bosa ke babak berikutnya nampaknya juga tak akan terlalu berat karena mereka akan menghadapi SMA 1 Banguntapan.Pelatih Bosa Erich Marvin sangat berharap tim cewek bisa melangkah sejauh-jauhnya. Terlebih lagi jika melihat pencapaian di babak penyisihan, tim cewek Bosa sangat merata. Itu terlihat dari banyaknya poin yag disumbangkan pemain bench.”Tentunya setelah tim cowok gagal harapan kami ada di tim cewek. Saya berharap tim ini bisa melangkah sejauh-jauhnya. Syuku-syukur nanti bisa jadi juara,” katanya.Yang jelas, Erich memastikan tim besutannya pantang meremehkan SMAN 1 Banguntapan. Pasalnya, SMAN 1 Banguntapan datang ke big eight sebagai satu-satunya wakil dari Kabupaten Bantul.Hal tersebut tentunya bisa membuat SMAN 1 Banguntapan mengusung motivasi tinggi. Kata dia, tim cewek tentunya harus belajar dari kegagalan tim cowok yang kalah akibat semangat bermain membawa yang ditunjukkan tim JB.”Ingat, tim cowok punya materi lebih bagus dari JB namun spirit luar biasa JB bisa mengalahkan mereka. Tim cewekSMAN 1 Banguntapan meskipun tidak memiliki tradisi seperti tim cowok JB juga bisa saja menghambat kami. Tentunya spirit mereka untuk bisa mencuri kemenangan sangatbesar,” terangnya.Sedangkan di laga lain, runner up Honda DBL Jogjakarta Series dua kali SMA Santa Maria bakal dijajal tim SMAN 1 Wonosari (Ekamas). Sama seperti Bosa, Stama juga harus mewaspadai spirit bertanding Ekamas. Maklum saja saat ini Ekamas menjadi satu-satunya tim asal Gunungkidul yang tersisa.”Kami jelas tak boleh meneyepelekan Ekamas. Mereka bisa saja menghambat mimpi kami maju ke fantastic four,” katanya.Adapun dua favorit juara SMA Stella Duce 1 (Stece) dan SMAN 4 Jogja (Patbhe) akan menjalani laga big eight besok. Patbhe bakal ditantang runner up Honda DBL Jogjakata SSereis 2009, SMA Stella Duc 2 (Stero). Sedangkan Stece menjalani laga balas dendam dengan tim yang menghentikan mereka di fantastic four 2013 SMAN 6 Jogja (Namche). (nes/din)