JOGJA – Ketua DPRD Kota Jogja Henry Kuncoroyekti mengakui masa sidang anggota DPRD Kota untuk Februari ini belum dapat dilaksanakan. Dewan masih masih menunggu evaluasi APBD 2014 dari Gubenur DIJ Hamengku Buwono X. “Nantinya pembahasan produk hukum tetap akan menjadi skala prioritas di tahun ini,” jelas dia di kantornya kemarin (3/2).Belum terlaksananya Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2014 itu dikarenakan dewan masih menunggu kepastian evaluasi dari gubenur. Evaluasi dari gubernur maksimal selama 15 hari.Henry menjamin jika evaluasi APBD dari gubenur bisa dilakukan dengan cepat maka dewan siap langsung tancap gas. Saat ini dewan tidak bisa mendorong percepatan pembahasan. Dewan memilih menunggu evaluasi gubenur dalam melakukan pencermatan daftar penggunaan anggaran (DPA). “Kita tidak bisa mendahului. Tetap menunggu evaluasi gubenur. Ttetap nanti produk hukum menjadi skala prioritas,” terang dia.Selain itu, alat kelengkapan dewan bakal mempercepat pembahasan terkait 22 prolegda yang telah ditetapkan pada 2014 ini. Dewan bertekad bekerja maksimal.Terpisah, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menegaskan akan terus mengawal evaluasi dari gubenur. Dia berharap evaluasi tersebut dapat cepat selesai. “Kita kawal terus agar proses komunikasi dan koordinasi dengan provinsi bisa cepat menyelesaikan evaluasi. Tidak perlu menunggu 15 hari. Sehingga, anggaran bisa dapat digunakan segera untuk program-program Kota Jogja,” ucapnya. (hrp/amd)