MUSIBAH: Korban selamat disambar petir menjalani perawatan medis di RSUD Wonosari kemarin (4/2).
Petani Sedang Panen Kacang Disambar Petir
KARANGMOJO – Peristiwa tragis dialami warga Padukuhan Duwetrejo, Desa Karangtengah, Wonosari. Satu keluarga disambar petir saat berlindung di sebuah gubuk dekat ladang padukuhan Grogol 2, Desa Grogol, Kecamatan Karangmojo. Dalam kejadian ini satu orang tewas dan tiga lainnya terluka.Informasi yang dihimpun Radar Jogja, peristiwa tersebut terjadi kemarin (4/2). Seorang korban bernama Mutatik, 40, dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. Sementara korban selamat masing-masing Karjono, 60, Tukinah, 60, dan Wito Supan, 63. Ke tiganya masih mengalami shock berat akibat peristiwa tersebut.Musibah itu berawal saat keempat korban hendak memanen kacang di area tanah perhutani tepatnya Hutan Mbaon. Saat itu cuaca memang sedang tidak bersahabat. Karena hujan deras terus mengguyur, mereka berteduh di sebuah gubuk tak jauh dari ladang.Secara mengejutkan kilatan petir disusul bunyi keras menyambar gubuk. Duarr, keempat petani kacang itu roboh. Salah seorang korban selamat, Karjono tertegun menyaksikan teman-temannya tergeletak dalam kondisi mengenaskan. Dia berusaha bangkit dan berjalan tertatih-tahih minta pertolongan warga.”Saya baru saja masuk ke dalam gubug. Tiba-tiba terdengar suara petir, saya berusaha merangkul semua, tapi yang satu (Wito Supan) malah terpental. Saya hanya bisa merangkul istri (Tukinah) dan Mutatik saja,” kata Karjono di RSUD Wonosari.Dia kemudian mencari bantuan warga. Tak lama berselang penduduk setempat berdatangan melakukan pertolongan. Empat warga terluka kemudian dibawa ke RSUD Wonosari dan Puskesmas Nglipar. Sementara Mutatik akhirnya meregang nyawa karena luka yang diderita. Lalu Karjono, Wito Supan kondisinya mulai membaik usai mendapatkan perawatan medis. Korban lain, Tukinah masih lemas dan mengeluh sakit di tangannya.”Saya sudah tidak ingat apa-apa lagi. Begitu tersadar sudah berada di rumah sakit,” ucap Tukinah pelan. Kapolsek Karangmojo, Kompol Saman mengungkapkan kematian Mutatik murni karena tersambar petir. Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara tiga korban lainnya sudah mulai membaik pascamendapatkan perawatan medis.”Korban meninggal sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara tiga korban selamat sudah membaik namun masih mendapatkan perawatan di rumah sakit,” katanya. (gun/iwa)