JOGJA – Karena masalah keuangan yang membelit, Manajemen Merpati Nusantara Airlines (MNA) memutuskan untuk berhenti beroperasi sementara hingga akhir Februari ini. Salah satu konsekuensinya dengan menutup beberapa rute penerbangan Merpati, diantaranya untuk rute Jogja-Makasar.Kondisi tersebut berakibat kepada pembatalan tiket Merpati yang sudah dibeli sebelumnya. Di DIJ, menurut KetuaAssociation of The Indonesia Tour and Travel Agencies(Asita) DIJ Edwin Ismedi Himna akibat dari berhenti beroperasinya Merpati ini tidak begitu dirasakan. “Pengaruhnya ada tapi tidak begitulah, karena untuk di Jogja hanya melayani rute Jogja-Makassar,” ujarnya dihubungi kemarin (4/2).Edwin mengakui untuk tingkat kepadatan atau load factor Merpati rute Jogja-Makassar tersebut juga tidak terlalu bagus. Sehingga saat ini pengaruhnya tidak terlalu dirasakan. Meskipun begitu, pihaknya mengharapkan Merpati bisa tetap terbang lagi melayani rute tersebut. Hal itu, terang Edwin, karena sebagai salah satu penghubung dari Jogja untuk menuju ke wilayah Indonesia Timur.Sementara itu mengenai layanan pengembalian uang tiket atau refund, Edwin mengaku belum mendapatkan kejelasan dari pihak Merpati. Menurut Edwin, sebelum bekerjasama dengan maskapai, agen akan menyerahkan deposit dengan jumlah tertentu. Manajemen Merpati sendiri, hingga saat ini belum bertemu atau mengadakan pembicaraan dengan para agen di DIJ. Asita DIJ, jelas dia, masih menunggu kejelasan dan kepastian mengenai refund tersebut dari pihak Merpati. “Kita tunggu niat baik Merpati,” tutur pemilik Trends Tour ini.Asiten Manajer Data dan Humas PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adisutjipto Faizal Indra Kusuma mengatakan untuk saat ini belum ada lagi penerbangan Merpati dari dan ke Bandara Adisutjipto Jogja. Faizal melanjutkan, slot penerbangan Merpati kosong dan belum diisi oleh maskapai lainnya. “Bagi PT AP I Bandara Adisutjipto Jogja kondisi ini juga tidak merugikan tapi mengurangi pendapatan,” terangnya. (pra/ila)