JOGJA– Hujan deras yang mengguyur Kota Jogja dan sekitarnya kemarin (5/2), membuat kerusakan sejumlah infrastruktur jalan.
Contohnya di Jalan Demangan Baru, Depok, Sleman.
Sebuah truk pengangkut sampah terporosok di jalan bekas galian. Akibatnya, sampah yang diangkut truk itu tumpah ke jalan. Tak pelak itu membuat akses jalan sempat tertutup.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30. Kejadiannya berlangsung saat hujan deras mengguyur Jogja. Truk yang akan mengirim sampah ke TPA Piyungan itu melindas aspal bekas galian. Aspal itu tak kuat menahan beban truk yang bermuatan penuh itu.
Salah seorang saksi, Rahman, warga Demangan Baru, Caturtunggal, menjelaskan, jalan itu beberapa bulan lalu digali untuk kabel. Penggalian itu membuat struktur jalan tak kuat. “Kalau hujan di sini memang seperti sungai,” keluh Rahman.
Selain mengakibatkan kerusakan jalan, hujan selama kurang lebih 45 menit itu membuat beberapa jalan tergenang air. Di antaranya, Demangan, Samirono, dan Terban. Tiga daerah itu berada di perbatasan Sleman dengan Kota Jogja.
Bahkan di Jalan Lingkar Utara diketahui beberapa titik berubah seperti sungai. Ini antara lain terlihat di perempatan Jalan Gejayan, depan UPN Veteran, dan makam dosen UGM Sawitsari, Condongcatur.
Sedangkan di Kota Jogja, hujan deras juga menyebabkan beberapa jalan berubah fungsi. Jalan yang biasanya menjadi akses pengendara kendaraan akhirnya menjadi jalan air. Misalnya terlihat di Jalan Ipda Tut Harsono, Timoho, di sekitar Stadion Kridosono, dan beberapa penggal jalan lainnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Agus Winarto mengaku, beberapa daerah memang sempat terjadi kenaikan air. Hanya saja, kenaikan air dari hujan itu tak membuat banjir di permukiman penduduk.
“Hanya di jalan saja, tidak sampai masuk ke permukiman,” terangnya. (eri)