MUNGKID – Warga Dusun Selomirah, Kecamatan Ngablak dikagetkan percikan api yang menjalar dari salah satu rumah penduduk, Selasa malam (4/2).Sebagian warga yang sudah tidur, terbangun saat api membesar dan membakar tiga rumah warga di RT 01/ RW 05 desa setempat. Beruntung, api berhasil dipadamkan, setelah satu jam. Kebakaran tersebut membuat tiga rumah warga setempat ludes.Tidak ada korban pada peristiwa tersebut. Hanya, kerugian yang dialami para korban mencapai puluhan juta rupiah. Peristiwa bermula saat ada percikan api yang dari salah satu rumah Darmono. Diduga, tungku rumah yang belum dimatikan, percikan apinya membakar dinding rumah pria berusia 70 tahun tersebut.Api yang berkobar di rumah nonpermanen berukuran 7×9 meter tersebut, menjalar ke dua rumah tetangganya. Yakni, Mardi, 65, dan Mulyono, 35.Beruntung delapan anggota keluarga dari tiga rumah tersebut berhasil lolos sebelum api membakar lebih besar. Harta benda dan seisi perabotan rumah tangga tak ada yang berhasil diselamatkan. Dari tiga rumah tersebut, rumah Darmono mengalami rusak total. Sementara rumah Mardi dan Mulyono kerusakannya, sekitar 50 persen.Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Isbakir menjelaskan, api berhasil dipadamkan warga dengan peralatan seadanya. Sejumlah harta benda yang tak mampu diselamatkan adalah satu ekor sapi betina senilai Rp 10 juta, sepeda motor Honda Supra X, dan tiga rumah nonpermanen. Total kerugian mencapai Rp 37 juta.”Peristiwa kebakaran pukul 23.30. Kami sudah ke lokasi kebakaran dan memberikan bantuan logistik. Seperti kebutuhan pokok, peralatan dapur, terpal, pakaian sekolah, alat mandi, dan lainnya,” ungkap Isbakir, kemarin (5/2).Isbakir meneruskan, pemberian bantuan pada korban bencana disesuaikan Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2012 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah. Pemberian bantuan melalui santunan alokasi dana tak terduga.Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ngablak Sukibar menambahkan, akibat kebakaran tersebut, keluarga Darmono harus mengungsi. Darmono dan istrinya menginap di rumah anaknya, Mulyono untuk beberapa waktu.(ady/hes)