MUNGKID – Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2014 di Kabupaten Magelang ditutup dengan ziarah. Para wartawan yang bertugas di Magelang mendatangi makam H Boediarjo, di TPU Dusun Tingal Kulon, Wanurejo, Borobudur.Selain melakukan tabur bunga, para wartawan membacakan tahlil bagi mantan menteri penerangan tersebut.Saat nyekar di makam tersebut, wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Magelang (FJM) ditemani keluarga almarhum dan seniman yang tergabung dalam Komunitas Seniman Borobduur Indonesia (KSBI). “Kami ziarah ke makam Boediarjo tak hanya mendoakan beliau, namun juga para mantan wartawan lainnya,” ungkap perwakilan FJM, Yohanes Bagyo, kemarin (10/2).Bagyo menilai, Boediarjo semasa hidup mengabdikan diri untuk menyampaikan informasi pada masyarakat. Dedikasi dan perjuangannya patut menjadi contoh generasi muda.”Itulah alasan, kenapa kami setiap tahun ke sini,” imbuh Bagyo.Anis Efizudin, anggota FJM lainnya menambahkan, para wartawan masa kini harus bisa mengambil inspirasi dari wartawan senior. Ini penting agar wartawan bisa memberitakan secara objektif dan tidak memihak kepentingan tertentu.”Kesetiaan seorang wartawan hanya pada kebenaran dan masyarakat,” tegasnya.(ady/hes)