BANTUL – Setelah hampir lima bulan dipegang Plt, jabatan definitif direktur utama (dirut) PDAM Tirta Dharma akan segera terisi. Sebab, selambat-lambatnya pada akhir Februari ini pemkab bakal menggelar lelang terbuka jabatan tertinggi pada salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Riyantono menuturkan, rencananya pada medio atau akhir Februari ini pemkab bakal megumumkan secara terbuka calon dirut PDAM Tirta Dharma. “Diumumkan secara terbuka. Ya lelang berarti,” terang Toni, sapaan akrabnya kemarin (12/2).Berdasar aturannya pengisian Plt sebagai pucuk pimpinan BUMD maksimal selama enam bulan. Rentang waktu tersebut digunakan untuk mempersiapkan calon definitif dirut.Perlu diketahui, sejak jabatan Agung Darmadi sebagai dirut PDAM berakhir pada September lalu, pos jabatan dipegang Misbachul Munir sebagai Plt hingga Februari ini.”Hanya PDAM nanti (lelangnya). Nggak bareng dengan Aneka Dharma,” ungkapnya.Lalu kapan lelang jabatan dirut Aneka Dharma? Toni enggan memberikan detail. Rencana lelang terbuka tersebut mendapatkan respon dari kalangan DPRD.Ketua Fraksi Karya Bangsa Aslam Ridlo menuturkan, DPRD telah memberikan rekomendasi secara menyeluruh kepada pemkab. Mulai, mekanisme pemilihan dirut, hingga pengukuran kinerja. Baik PDAM maupun PD Aneka Dharma.”Tergantung good willnya bupati saja,” ungkapnya.Tak hanya itu, Aslam berpendapat pergantian jabatan dirut PDAM tak menjamin dapat mendongkrak kinerja. Sebab, selain mengganti dirut, langkah yang patut ditempuh adalah mengganti perspektif manajemen.”Soal Aneka Dharma mau diganti kapan yang jelas dua-duanya (PDAM dan Aneka Dharma) memang harus diganti,” tegasnya.Agar tak kecolongan lagi Aslam meminta agar pemkab melakukan evaluasi secara berkala atas kinerja dirut terpilih nanti. Pucuk pimpinan BUMD harus dicopot jika kinerjanya tak menggemberikan. “Ini bukan perusahaan tingkat RT. Jadi harus ada tolok ukurnya,” pungkasnya.(zam)