EKSPLORASI: HMTM UPN Veteran menggelar OGIP berupa kompetisi seputar minyak bumi.
SLEMAN – Berbagai cara dilakukan mengeksplorasi dan mengekploitasi minyak dan gas bumi. Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan (HMTM) UPN Veteran Jogjakarta pun menggelar Oil and Gas Intellectual Parade (OGIP) yang diadakan sejak Desember 2013.Salah satu rangkaian acara OGIP ini adalah Intelectual Competition. Mempertemukan akademisi dari empat Negara Asia. Intelectual Competition ini terbagi menjadi tiga kategori kompetisi, yaitu Smart Competition, Paper Competition dan Plan of Development (POD) Competition.”Untuk Intelectual Competition sesuai tajuk OGIP tahun ini yaitu Rising Green Oil and Gas Energy for Green Future,” kata ketua OGIP 2014, Edo Pratama (12/2).Tujuan kompetisi ini menurut Edo untuk mengasah pengetahuan sumber daya alam. Selain kompetisi yang diadakan di ruang seminar Fakultas Teknik Mineral (FTM) UPN Veteran Jogjakarta ini juga untuk menjalin silaturahmi akademisi FTM baik di dalam maupun luar negeri.Edo menambahkan untuk penyelenggaraan tahun ini sudah berkembang menjadi empat negara partisipan. Selain partisipasi akademisi dari Indonesia, ada juga akademisi dari Malaysia, Filipina dan Tiongkok.Kontestan yang bersaing dalam setiap kategori memiliki keahlian khusus di bidangnya. Untuk Smart Competition mengadu pengatahuan para akademisi seputar minyak dan gas bumi. Sedangkan untuk paper competition, ajang dimana para akademisi menyusun makalah penelitian tentang gas dan bumi.”Untuk kedua kategori tadi terbuka untuk umum baik untuk peserta maupun tim akademisi. Sedangkan untuk POD pengujiannya bersifat tertutup, karena dalam POD sendiri merupakan perencanaan matang tentang eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam dalam suatu titik di bumi ini,” kata Edo.Edo mengatakan POD merupakan rancangan dasar dalam mengangkat sumber gas dan minyak bumi. Para kontestan yang dilibatkan pun telah diberikan titik-titik koordinat pengeboran POD oleh SKK Migas.Dalam kategori ini setiap kontestan melakukan studi kasus dari titik yang diberikan SKK Migas. Meski sifatnya hanya sebuah kompetisi namun kontestan tetap melakukan beberapa tahapan ekplorasi. Diawali dengan membentuk suatu perusahaan, lalu studi geologi lingkungan.”Akan ada penghitungan untuk drilling atau pengeboran, reservoar, studi produksi hingga studi nilai ekonomi. Inilah mengapa untuk kategori POD dirahasikan, karena data-data yang termuat dalam penelitian ini sangatlah penting,” kata Edo. (dwi/iwa)