PAKTA INTEGRITAS : Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu saat membubuhkan tanda tangan pakta integritas pilkades 2014.
* Kades Dilarang Arogan dan Monopoli
SLEMAN– Sebanyak 46 bakal calon kepala desa di 14 wilayah dikumpulkan di Rumah Dinas Bupati Sleman kemarin (12/2). Mereka dikumpulkan untuk menyepakati pakta integritas dan kesepahaman dalam bursa pemilihan kepala desa (pilkades 2014).Selain para balon kades, surat kesepakatan itu dikuatkan oleh Forum Muspida, yang terdiri atas bupati, kapolres, ketua DPRD, kejaksaan, dan pengadilan negeri.Surat tersebut nantinya akan menjadi pegangan para balon kades. Di antaranya berisi tentang etika kampanye tertib, santun, dan tidak berbau SARA atau menyinggung calon lain. Isi surat dilafalkan sebagai ikrar balon kades, dipimpin incumbent Kades Balecatur Sebrat Haryanti.Wakil Bupati Yuni Satia Rahayu mengingatkan para peserta pilkades untuk memegang prinsip LUBER dan JURDIL. Selain itu harus juga bersedia menerima hasil yang ditetapkan panitia.Tidak kalah penting, balon kades harus bisa mengendalikan massa dan menjamin suasana kondusif, aman, dan damai agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.Yuni menekankan pemahaman Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa. Hal ini penting agar pilkades serentak pada 16 Pebruari berjalan lancar.Yuni menjelaskan, undang-undang memberi kewenangan lebih bagi kades dalam pembangunan. Mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kendati begitu, semua kewenangan kades tidak boleh menjadikan yang bersangkutan menjadi arogan. “Tak satupun pasal membolehkan kades memonopoli kepentingan,” ingatnya.Pada bagian lain, setiap perangkat desa akan menerima gaji bulanandan memperoleh jaminan kesehatan. Nah, besarnya bantuan anggaran dan kompensasi bagi aparatur desa, menurut Yuni, berimplikasi ketatnya proses pilkades yang bisa pemilihan menyulut konflik sehingga stabilitas kehidupan sosial di tingkat desa ikut terganggu. Apalagi saat ini, 31 Januari-5 April masuk masa kampanye pemilu legislatif 2014.Ke- 14 desa yang bakal menggelar pilkades antara lain: Balecatur, Gamping (8 balon kades); Sidoagung, Godean (5); Sidomoyo, Godean (6); Sumberagung, Moyudan (3); Sendangmulyo, Minggir (2); Margoagung, Seyegan (3); Sumberadi, Mlati (3); Umbulmartani, Ngemplak (2); Tambakrejo, Tempel (5); Pondokrejo, Tempel (1); Mororejo, Tempel (3); Wukirsari, Cangkringan (4); dan Glagaharjo Cangkringan (1).(yog/din)