MASIH DITELITI: Wagino tengah mengukur diameter benda yang diduga fosil kayu di rumahnya (12/2).

ANEH: Warga mengamati benda yang diduga fosil kayu di Nglipar (12/2).
NGLIPAR – Warga Gunungkidul menemukan kayu yang diduga fosil berusia ribuan tahun. Warga Pengkol, Nglipar, Wagino, 45 dalam kurun empat tahun terakhir, sudah menemukan tiga benda yang diduga fosil kayu. Ketiga benda tersebut kini masih diteliti tim Balai Pelestarian Cagar Budaya DIJ untuk memastikan apakah benda tersebut fosil apa bukan.Wagino menjelaskan, ke tiga fosil kayu ditemukan di beberapa lokasi dengan ukuran berbeda-beda. Fosil kayu paling besar memiliki garis lingkar 216 cm dengan tinggi sekitar 60 cm. Sementara dua fosil lainnya memiliki diameter lebih kecil sekitar 120 cm dan 65 cm.Fosil kayu bertama berukuran kecil ditemukan di wilayah Pengkol sekitar empat tahun silam. Fosil diperkirakan dari jenis pohon jati ditemukan terkubur di dalam tanah dan hanya terlihat bagian ujungnya. Sementara dua fosil lainnya ditemukan di aliran Sungai Mertelu sekitar setengah tahun silam. Kedua fosil tersebut menyembul di permukaan tanah.”Temuan ini sudah saya laporkan ke Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Gunungkidul dan diteruskan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya DIJ,” kata Wagino (12/2).Namun, hasilnya belum diketahui apakah temuan tersebut termasuk benda cagar budaya atau tidak. Prinsipnya, dia mengaku siap menyerahkan temuan ini kepada pemerintah jika memang termasuk dalam benda cagar budaya. “Namun jika bukan akan saya koleksi,” ucapnya.Sementara itu, salah seorang warga Suharyono yang membantu Wagino mengangkat fosil mengaku baru pertama kali melihat benda aneh tersebut. “Bentuknya memang menyerupai kayu, bisa jadi memang fosil,” kata Suharyono.Menurut dia, benda asing tersebut sangat berat dan berbeda dengan batu umumnya. Waktu itu untuk mengangkat butuh tenaga delapan orang. Sangat wajar dicurigai sebagai fosil mengingat bentuk dan ciri fisiknya aneh. Batu tapi menyerupai kayu. (gun/iwa)