Puluhan Ibu Dilatih Memasak Rendang
JETIS – Kalangan ibu rumah tangga berpotensi memiliki kesibukan tambahan sebagai pelaku bisnis kuliner. Apalagi, juga banyak mahasiswa
dari berbagai pelosok di Indonesia yang berdomisili di Jogja.Karena itu, kemarin (16/2) puluhan ibu rumah tangga bersemangat mengikuti pelatihan sekaligus perlombaan menu masakan khas Sumatera Barat rendang di Dusun Karangsemut, Trimulyo, Jetis. “Harapannya mereka menjadi ibu yang berbeda dengan ibu rumah tangga lainnya,” terang caleg DPRD provinsi Partai Gerindra Yose Rizal usai menghadiri acara pelatihan dan perlombaan.Pada kesempatan itu, Yose sendiri yang memberikan pelatihan sekaligus sebagai dewan juri perlombaan tersebut. Mengingat, sebagai putra asli Padang, Sumatera Barat dia ingin memperkenalkan menu masakan rendang kepada masyarakat Jogja yang identik dengan gudeg. “Pelatihannya meliputi pemilihan daging, cara pemotongan, memasak, hingga cara penyajiannya,” ujar caleg dari Bantul Timur ini.Dengan adanya agenda ini Yose berharap kalangan ibu rumah tangga memiliki pengetahuan tambahan mengenai kekayaan kuliner Indonesia. Lebih-lebih mereka bersedia menjadi pelaku bisnis kuliner. “Jumlah restoran padang di Jogja ada sekitar 300-an. Hampir 95 persen dikuasai orang-orang Padang,” sebutnya.Meski begitu, lanjutnya, kesempatan membuka bisnis kuliner restoran Padang di Jogja masih terbuka lebar. Sebab, Jogja sebagai salah satukota pendidikan ternama di Indonesia mampu menarik puluhan ribu mahasiswa dari berbagai pelosok. “Dan semuanya butuh makan,” selorohnya.Kamiyem, 43, seorang peserta mengaku antusias mengikuti agenda ini. Rencananya, dia bersama ibu-ibu kelompok Dasa Wisma lainnya akan membuka warung kuliner. Itu dengan catatan jika modal telah terkumpul. “Ya baru kali ini masak rendang. Tetapi setelah dapat pelatihan ternyata cukup mudah,” ujar peserta asal Dusun Puton, Trimulyo, Jetis ini.(zam/din)