JOGJA-Setelah ditunggu sekian lama, manajemen PSIM akhirnya sudah bisa bergerak dalam membentuk tim untuk kompetisi Divisi Utama 2014. Kemarin (16/2), manajemen melakukan rapat dengan Ketua Umum (Ketum) PSIM Haryadi Suyuti (HS) di Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Jogja.
Pertemuan ini menghasilkan keputusan signifikan. Antara lain pemberian mandat dari Ketum kepada PT Putra Insan Mandiri (PT PIM) sebagai pengelola PSIM untuk musim kompetisi 2014. Ini menjadi hal terpenting karena menjadi pintu untuk manajemen PSIM melakukan persiapan tim dengan segera.
Sekretari PSIM Jarot Sri Kastawa mengatakan, HS dan manajemen PSIM juga sudah menempatkan sosok yang terliabat di PSS dalam posnya masing-masing. Dengan begitu manajemen PSS sudah bisa mengisi formulir pendaftaran dengan data yang valid dan tadi malam berkas tersebut langsung dikirim ke PT Liga Indonesia (PT LI).
” Pak HS sudah memberikan mandat kepada PT PIM mengelola PSIM. Kami juga sudah menempatkan sosok-sosok di manajemen maupun tim pelatih PSS,” terangnya.
Sayangnya, Jarot belum bisa menyebutkan secara lengkap sosok-sosok yang berada di kursi manajemen maupun tim pelatih. Siang Ini, pukul 13.00 Direktur Utama (Dirut) PSIM Dwi Irianto bakal memanggil orang-orang yang sudah ditunjuk mengurus dan membesut tim PSIM di Divisi Utama 2014.
“Nah besok (hari ini, red) bisa dilihat orang-orangnya siapa saja. Yang jelas saya, Mbah Putih (Dwi Irianto, Red) dan Pak Iriantoko Cahyo Dumadi ada di manajemen,” tandasnya.
Tapi soal kursi pelatih, Jarot memberikan kabar yang cukup mengejutkan. Kata dia, musim ini Maman Durachman dipastikan tak lagi menjabat pelatih kepala Laskar Mataram. Lisensi pelatih B nasional yang dikantongi Maman membuat ayah Kiper Tunas Jogja Liga Dameindra ini tak bisa menjadi pucuk pimpinan dalam kepelatihan PSIM.
Tapi Jarot memastikan Maman tetap berada di tim kepelatihan PSIM. Hanya saja posisinya persis seperti musim 2009/2010 serta 2011/2012 yakni assisten. “Bang Maman tetap beraa di kepelatihan. Namun posisinya bukan pelatih kepala,” katanya.
Sebelumnya, sempat ada beberapa nama yang mencuat sebagai pengganti Maman. Antara lain adalah eks pemain nasional I Putu Gede dan gelandang PSIM musim lalu Seto Nurdiyantara.
Dirut PSIM Dwi Irianto pun bergeming ketika ditanya siapa yang menjadi gaffer PSIM di musim 2014. Senada dengan Jarot, pria yang akrab disapa Mbah Putih (MP) ini juga mengatakan nama pelatih baru bisa dipublikasikan setelah manajemen melakuakan pemanggilan siang ini.
“Yang terpenting kami bersyukur sekarang semuanya sudah beres. Kami bakal memanggil manajemen dan pemain senin ini lalu disusul pemain pada Selasa (18/2) mendatang,” terangnya.
Adapun terkait keterlambatan pengiriman berkas, hal itu sudah tak menjadi masalah. Head of Competition PT LI, Darwis Satmoko mengatakan pihaknya sudah memberikan toleransi pada tim PT LI yang terlambat menyerahkan berkas hingga hari ini.
“Kebetulan untuk PSIM Pak Jarot sudah menghubungi saya Sabtu lalu. Dan kami memberikan toleransi sampai senin,” ungkapnya. (nes/din)