BANTUL – Roda perekonomian di Kabupaten Bantul berangsur pulih setelah terkena dampak erupsi Gunung Kelud. Seluruh pasar tradisional dipastikan beraktifitas kembali pada hari ini.Tidak hanya itu, berbagai pasokan sayuran dari luar juga telah kembali normal. “Pasar dan pertokoan sudah beraktifitas normal,” terang Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Sulistyanta kemarin (16/2).Menurut dia, Jumat (14/2) lalu ada sebagian pedagang yang berjualan. Hanya, kemudian pukul 09.00 mereka pulang karena sepinya konsumen. Sulis menerangkan, berbagai pasokan sayuran dari Wonosono maupunMuntilan telah berjalan kembali. Sebagian besar barang komiditi tidak mengalami kenaikan harga, kecuali cabai merah. “Dari harga Rp 36 ribu perkilogram naik menjadi Rp 40 ribu,” sebutnya.Kepala Seksi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Subaryoto mengatakan hal senada. Menurut dia, pasokan sayur dari luar kota sempat mandeg selama dua hari. Yakni, Jumat (14/2) dan Sabtu(16/2). “Jadi pedagang menjual stok lama,” ungkapnya.Karena itu, tak mengherankan pasokan sayuran di pasar-pasar tradisional langsung ludes ditebas para pedagang. Itu dilakukan karena para pedagang khawatir tidak memiliki stok dagangan. “Sampai rebutan begitu,” ujar seorang pedagang pasar Bantul Suwarni.(zam/din)