JOGJA – Meski dipenui abu vulkanis, perhotelan di DIJ tetap beroperasi secara normal. Masih ada sejumlah tamu yang menginap. Meskipun begitu proses pembersihan terus dilakukan. Selain itu, perhotelan di Jogjakarta juga terus memberikan pemahaman kepada para tamu jika DIJ aman dikunjungi.Seperti yang ada di Royal Ambarrukmo Jogjakarta, dengan cekatan semua pihak berusaha untuk membersihkan hotel supaya tetap kelihatan bersih dan cantik. Tim kebersihan hotel dan semua karyawan hotel dikerahkan untuk melakukan pembersihan hotel. “Kami juga terus mempromosikan Jogja tetap aman dan nyaman dikunjungi,” ujar Public Relations Manager Royal Ambarrukmo Jogja Wiwied A Widyastuti kemarin (17/2).Wiwied mengakui beberapa even serta meeting yang diadakan di Royal Ambarrukmo Jogjakarta berjalan lancar seperti biasa. Meski harus dilakukan perubahan konsep. Weeding party yang diadakan pada 14 dan 15 Februari juga tetap digelar sesuai rencana. “Memang ada perubahan, yang awalnya outdoor menjadi indoor melihat situasi,” ungkapnya.Menurutnya operasional di Royal Ambarrukmo Jogjakarta berjalan seperti biasa, kepuasan tamu adalah prioritas utama dan tetap harus dipertahankan. Royal Ambarrukmo Jogjakarta, tegasnya, tetap siap menyambut para tamu. “Kami tidak akan pernah bosan untuk selalu membuat inovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamu kami,” ungkapnya.Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIJ Istidjab M Danunegoro mengatakan untuk mempercepat masa pemulihan, PHRI mengimbau hotel-hotel secepatnya melakulan pembersihan. Terutama bagi hotel yang memiliki kolam renang lantaran pembersihan area tersebut membutuhkan waktu lebih dari sehari dan tidak cukup hanya dengan divakum. “Sehingga minggu depan, diharapkan kegiatan MICE sudah bisa kembali digelar,” ujarnya. (pra/ila)